SENDAWAR – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Trans Kaltim. Tepatnya di tanjakan Gunung Pesikng, Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Sebuah truk bermuatan gagal menanjak hingga mundur dan terjatuh ke dalam jurang.
Nahas, sopir truk itu tewas di tempat setelah tertimpa badan truknya sendiri. Kamis (21/5). Adapun kronologis kecelakaan tersebut terjadi pada malam hari.
Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi DA 8714 GK yang dikemudikan oleh Setyo Ade Setiawan, bersama anaknya, Farel Aditya, sedang menempuh perjalanan dari arah Samarinda menuju Melak.
Saat melintas di lokasi kejadian, truk harus menghadapi medan jalan provinsi yang cukup berat. Selain kondisi jalan yang menanjak lurus, aspal di kawasan tersebut juga dikenal rusak, berlubang, bergelombang, serta minim penerangan dan tidak memiliki marka jalan.
Untuk menyiasati tanjakan yang rusak tersebut, pengemudi diduga berinisiatif mengambil jalur agak ke kanan. Namun apes, tepat di tengah-tengah tanjakan, truk tersebut mendadak kehilangan tenaga dan tidak mampu melanjutkan pendakian.
"Truk langsung kehilangan kendali dan termundur bebas ke arah kiri hingga keluar dari badan jalan dan masuk ke dalam jurang," ujar salah satu sumber, Jumat (22/5/2026).
Sesaat setelah truk terperosok ke dalam jurang, Setyo Ade Setiawan sebenarnya sempat berhasil keluar dari ruang kemudi untuk memeriksa kondisi kendaraannya. Namun tak disangka, posisi tanah yang labil membuat truk yang dalam posisi miring tersebut tiba-tiba rebah ke sebelah kiri.
Nahas bagi Setyo, ia tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimpa badan truk yang berbobot berton-ton tersebut. Akibat luka parah yang dideritanya, korban dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian (MD).
Sementara itu, sang anak, Farel Aditya, yang berada di dalam kabin berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan (LR). Tak lama setelah kejadian, jasad korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas medis menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar (HIS).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kubar, Aipda Apriadi Tului mengungkapkan pihak kepolisian setempat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan ini dipicu oleh kombinasi faktor manusia dan infrastruktur jalan," ujarnya.
Faktor manusia, di mana pengemudi diduga kurang mengantisipasi kontur jalan yang menanjak tajam dan rusak, sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Kondisi jalan provinsi Trans Kaltim di titik tersebut miring menanjak, bergelombang, berlubang, dan tidak dilengkapi marka jalan yang memadai. Truk Mitsubishi kuning tersebut sebenarnya dinyatakan dalam kondisi laik jalan sebelum keberangkatan.
Akibat insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30.000.000. "Kembali kami imbau kepada para pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan berat, untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Trans Kaltim Samarinda-Melak. Terutama pada titik-titik tanjakan yang mengalami kerusakan parah," tegasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki