Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Venue Latihan Tertutup Belukar, FASI Kubar Berpacu Waktu Siapkan Atlet Menuju Porprov 2026

Sunardi Kaltim Post • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:35 WIB
Ketua FASI Kutai Barat, Suwanto.
Ketua FASI Kutai Barat, Suwanto.

SENDAWAR – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Barat menghadapi tantangan serius dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Venue latihan utama di kawasan Gunung Es, Kampung Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan, kini dalam kondisi kurang terawat dan membutuhkan pembenahan menyeluruh.

Area yang selama ini menjadi pusat latihan atlet paralayang dan paramotor tersebut dilaporkan dipenuhi vegetasi liar. Kondisi itu membuat program latihan yang telah disusun tim pelatih belum dapat berjalan optimal, padahal waktu menuju Porprov tinggal beberapa bulan lagi.

Baca Juga: FAJI Kubar Optimistis Pertahankan Juara Umum di Porprov Paser

Ketua FASI Kutai Barat, Suwanto, mengatakan area take off dan landing saat ini memerlukan pembersihan total demi menjamin keselamatan atlet saat berlatih.

“Venue latihan kami di Gunung Es memang memerlukan perhatian serius. Area take off sudah tertutup pohon-pohon yang tinggi, sedangkan area landing sudah berubah menjadi semak belukar dan hutan. Jadi harus dibersihkan terlebih dahulu,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Suwanto, keberadaan venue yang layak menjadi kebutuhan mendesak karena Gunung Es merupakan urat nadi pembinaan olahraga dirgantara di Kutai Barat. Saat ini, pengurus FASI bersama para pendukung masih berupaya secara swadaya membersihkan lokasi agar bisa kembali digunakan untuk latihan rutin maupun pemusatan latihan menjelang Porprov.

Baca Juga: Menengok Daya Juang Atlet Pertina Kubar di Tengah Keterbatasan Sarana

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan KONI Kubar dapat memberikan dukungan percepatan perbaikan fasilitas, mengingat venue tersebut tidak hanya penting untuk kebutuhan jangka pendek menghadapi Porprov, tetapi juga bagi pembinaan atlet aero sport di masa mendatang.

“Kami sedang berkoordinasi untuk membenahi lokasi latihan. Harapan kami, pemerintah daerah dan KONI bisa segera membantu karena tempat ini sangat krusial bagi persiapan atlet menuju Paser,” katanya.

Kondisi fasilitas yang terbatas itu berbanding terbalik dengan prestasi yang telah ditorehkan FASI Kubar. Pada Babak Kualifikasi Porprov sebelumnya, cabang olahraga aero sport berhasil menyumbangkan 15 medali, terdiri atas enam emas, lima perak, dan empat perunggu.

Capaian tersebut menjadikan aero sport sebagai salah satu cabang olahraga andalan yang diproyeksikan kembali menjadi lumbung medali bagi Kontingen Kutai Barat pada Porprov Kaltim 2026.

Meski menghadapi keterbatasan sarana latihan, Suwanto menegaskan semangat para atlet tetap tinggi. Ia optimistis target mempertahankan bahkan menambah perolehan medali emas masih sangat terbuka selama persiapan dapat dimaksimalkan dalam waktu yang tersisa.

“Kami tetap optimistis. Secara mental dan teknik atlet sudah siap. Sekarang tinggal bagaimana fasilitas dan tempat latihan ini bisa segera dibenahi agar sisa waktu persiapan benar-benar maksimal,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#FASI Kutai Barat #Atlet Aero Sport Kubar #Gunung Es Nyuatan #Paralayang dan Paramotor Kutai Barat #Porprov Kaltim 2026