KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Proyek preservasi Jalan Ruas Sp Blusuh–Batas Kalimantan Tengah (Kalteng) memasuki tahap baru. Setelah menyelesaikan pekerjaan galian tebing di kawasan Gunung Odang, tim proyek kini melanjutkan penanganan di segmen Gunung Lantuk pada STA 12+500.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga progres pekerjaan tetap berjalan sesuai target. Ruas jalan yang menghubungkan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalteng itu merupakan jalur strategis yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarprovinsi.
Pekerjaan di kawasan Gunung Lantuk tidak hanya sebatas pengerukan material. Medan yang didominasi tebing curam mengharuskan pelaksana proyek melakukan pemotongan lereng, perataan badan jalan, serta penataan material hasil galian secara cermat.
Penanganan ini bertujuan menambah lebar efektif jalan, terutama pada tikungan tajam dan tanjakan yang selama ini menjadi kendala bagi pengguna jalan, khususnya kendaraan berukuran besar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.9 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Joko Sidik, mengatakan percepatan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Setelah penanganan di Gunung Odang selesai, fokus tim langsung kami arahkan ke Gunung Lantuk di STA 12+500. Ini merupakan salah satu titik krusial karena geometrik jalurnya sempit dan menanjak sehingga sering menyulitkan kendaraan besar. Dengan pemotongan lereng ini, lebar jalan bertambah, blind spot berkurang, dan kendaraan dapat melintas lebih aman serta nyaman,” ujarnya saat dikonfirmasi mengenai progres pekerjaan, Jumat (12/6/2026).
Proyek preservasi ruas Sp Blusuh–Batas Kalteng didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai ratusan miliar rupiah. Di bawah koordinasi BBPJN Kalimantan Timur, pekerjaan dilaksanakan secara menyeluruh untuk menghasilkan infrastruktur yang lebih andal dan berumur panjang.
Selain pelebaran jalan melalui galian tebing, paket pekerjaan juga mencakup perbaikan dan penguatan struktur jalan utama, peningkatan kapasitas drainase untuk mengantisipasi limpasan air saat hujan deras, serta penanganan titik-titik rawan longsor di sepanjang ruas tersebut.
Baca Juga: Jusuf Kalla Ungkap Hasil Diskusi dengan Prabowo, Fokus pada Energi Nasional dan Perdamaian Dunia
Dengan progres yang masih berjalan sesuai target, penanganan di Gunung Lantuk diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalur yang lebih lebar dan aman diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memperlancar distribusi logistik antara wilayah pedalaman Kaltim dan Kalteng.
Perbaikan infrastruktur ini juga diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan kedua provinsi melalui konektivitas yang semakin baik. (*)
Editor : Ery Supriyadi