KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemkab Kubar mengambil langkah taktis dalam mempercepat penurunan angka stunting. Ditandai dengan diterimanya audiensi dan presentasi dari doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) terkait rencana kerja sama pelaksanaan "Program Gemilang" (Gerakan Cegah Stunting demi Generasi Gemilang), di Ruang Koordinasi, Sekretariat Daerah Kutai Barat, Selasa (7/7/2026).
Audiensi ini diterima Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Barnabas beserta jajaran Dinas Kesehatan, Bappeda Litbang, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.
Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu pilar prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kutai Barat. Ia menilai, keberhasilan program penuntasan gizi buruk ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan butuh kolaborasi erat lintas sektor.
Baca Juga: BPS Kaltim Tegaskan Data Sensus Ekonomi 2026 Tak Digunakan untuk Pajak
"Kami berharap Program Gemilang ini dapat berjalan baik, lancar, dan dampaknya bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kutai Barat. Untuk itu, saya meminta kepada seluruh OPD terkait agar segera membangun sinergi, bekerja sama, dan memberikan dukungan penuh agar penanganan stunting di daerah kita dapat terakselerasi dengan optimal," tegas Frederick Edwin.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kubar Barnabas menyatakan komitmen mengawal program kolaboratif ini. Ia mengapresiasi kehadiran doctorSHARE yang siap bahu-membahu bersama pemerintah daerah.
"Program kerja sama doctorSHARE dengan Pemkab Kubar dalam penanganan stunting ini disambut baik dan sangat diapresiasi Bapak Bupati. Beliau mengimbau adanya kerja sama dan sinergisitas antar-OPD penanganan stunting di Kubar, terutama di daerah-daerah kampung binaan. Kami sangat berharap seluruh jajaran OPD terkait memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan Program Gemilang dari doctorSHARE ini," urai Barnabas.
Baca Juga: Perdana di Kutai Barat! Pemkab Matangkan Job Fair 2026 untuk Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Project Coordinator Program Gemilang untuk Kaltim Dr Dedi Saputra menjelaskan bahwa program ini dirancang secara sistematis untuk memperkuat intervensi stunting yang terukur dan berkelanjutan di tingkat daerah, sejalan dengan target nasional.
"Tujuan utama program kami adalah meningkatkan identifikasi, pengukuran, serta pemahaman mengenai stunting, sekaligus memperluas cakupan layanannya. Kita harapkan program ini dapat berkontribusi langsung terhadap indikator nasional, salah satunya menurunkan angka stunting," papar Dr Dedi.
Ia menambahkan, salah satu pilar krusial dari program ini adalah edukasi masif kepada masyarakat. Melalui pemahaman yang baik, pihak keluarga diharapkan mampu mendeteksi secara dini tanda-tanda bahaya gizi buruk pada anak.
"Melalui program ini, kita ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya bagaimana mereka mengenali tanda bahaya stunting. Selain itu, fokus kita adalah percepatan penanganan stunting, terutama bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu," pungkasnya.
Melalui kemitraan strategis antara Pemkab Kutai Barat, doctorSHARE, dan dukungan sektor swasta, Program Gemilang diharapkan mampu mengintervensi penanganan stunting hingga ke tingkat kampung terdalam. Kolaborasi ini menjadi tumpuan besar demi mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (*)
Editor : Duito Susanto