Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jelajah Alam Melapeh 2026 Diserbu 40 Klub Trail, Peserta Datang dari Balikpapan hingga IKN

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB
ANTUSIAS: Bupati Frederick Edwin saat menghadiri pelepasan peserta Jelajah Alam Melapeh Series 6.
ANTUSIAS: Bupati Frederick Edwin saat menghadiri pelepasan peserta Jelajah Alam Melapeh Series 6.

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Ajang Jelajah Alam Melapeh (JAM) Series 6 yang menjadi bagian Festival Luuq Melapeh tahun ini mencatatkan antusiasme tinggi. Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung, Kubar, ini berhasil menarik perhatian pecinta otomotif dari berbagai daerah, sekaligus memberikan dampak bagi roda ekonomi setempat.

​Ketua Panitia Festival Luuq Melapeh dan JAM Series 6, Mario Riyadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya partisipasi pada perhelatan tahun ini. Menurutnya, kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemkab Kubar.

​“Tahun ini, Jelajah Alam Melapeh diikuti oleh sekitar 40 klub motor trail. Partisipasinya sangat beragam, peserta datang dari berbagai daerah seperti Tenggarong, Balikpapan, Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga komunitas lokal dari Kutai Barat sendiri,” ujar Mario, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga: Lestarikan Budaya dan Dongkrak Ekonomi, Bupati Frederick Edwin Buka Festival Luuq Melapeh dan JAM Series 6

Lebih dari sekadar ajang olahraga, kegiatan trail motor ini dirancang dengan konsep fun adventure. Mario menjelaskan bahwa tujuan utama menjadikan peserta sebagai duta promosi wisata alam Kubar.

Dengan menjelajahi medan yang menantang, para peserta diharapkan dapat memperkenalkan keindahan panorama daerah kepada khalayak yang lebih luas.

​“Kami menggunakan konsep fun adventure agar para peserta tidak hanya merasakan sensasi petualangan, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif untuk potensi wisata serta produk-produk lokal Kampung Linggang Melapeh,” tambahnya.

Baca Juga: Sidang Dugaan Korupsi RS Bekokong di Kutai Barat: Deviasi Proyek Tembus 50 Persen, Penyedia Dinilai Tak Mampu Kejar Target

Output kegiatan ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Di sela kemeriahan acara, komunitas trail motor yang terlibat turut menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 21 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar wilayah pelaksanaan kegiatan.

​Rangkaian Festival Luuq Melapeh sendiri dipersiapkan secara matang selama satu minggu, mulai dari prosesi adat hingga acara puncak. Namun, semarak perayaan tidak berhenti di situ.

Mario memastikan bahwa kegiatan akan terus berlanjut selama sepekan ke depan. ​Untuk menjaga antusiasme warga, panitia telah menyusun serangkaian agenda hiburan rakyat.

“Selama satu minggu ke depan, masyarakat akan dihibur dengan berbagai kompetisi, di antaranya turnamen sepak bola dan bola voli,” pungkas Mario.

​Dengan kombinasi antara promosi wisata, aksi sosial, dan pembinaan olahraga masyarakat, Festival Luuq Melapeh dan JAM Series 6 diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi kemajuan Kampung Linggang Melapeh. (*)

 

Editor : Duito Susanto
Festival Luuq Melapeh Pemkab Kubar UMKM Lokal ibu kota nusantara Kutai Barat