KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Keluhan warga terkait pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di wilayah Melak dan sekitarnya mendapat penjelasan dari PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Melak. Dalam sepekan, sejumlah wilayah bahkan disebut mengalami pemadaman hingga empat kali.
Manajer PLN ULP Melak Agung Putra Raharjo mengatakan, pemadaman berulang tersebut berkaitan dengan pemeliharaan rutin salah satu pembangkit utama yang memasok sistem kelistrikan di wilayah Melak.
Baca Juga: Tragedi MBG di Sidoarjo, 500 Santri Keracunan, Puluhan Masih Rawat Inap
Menurut dia, selama pemeliharaan berlangsung, kemampuan pasokan listrik harus disesuaikan dengan kondisi sistem. PLN pun menerapkan pengaturan operasi secara terbatas dan terukur untuk menjaga kestabilan kelistrikan.
“Selama proses tersebut berlangsung, kemampuan pasokan listrik perlu disesuaikan. PLN menerapkan pengaturan operasi secara terbatas dan terukur demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara keseluruhan,” ujar Agung, Rabu (2/9).
Dia menjelaskan, dalam kondisi tertentu, wilayah yang sama dapat kembali terdampak pemadaman. Hal itu bergantung pada kondisi sistem kelistrikan saat pengaturan operasi dilakukan.
Baca Juga: Petakan Sampah Laut, DLH PPU Gelar Sampling di Pantai Corong hingga Tanjung Jumlai
Agung memastikan pihaknya terus melakukan evaluasi agar pengaturan operasi dapat dilakukan secara proporsional. Langkah tersebut ditujukan untuk menekan dampak pemadaman terhadap aktivitas masyarakat.
Menjawab keluhan warga yang mempertanyakan aktivitas perawatan karena tidak melihat petugas melakukan perbaikan di wilayah terdampak, Agung mengatakan pekerjaan saat ini terpusat di sisi pembangkit.
Dengan demikian, tidak semua wilayah yang mengalami penghentian sementara aliran listrik akan terlihat aktivitas teknis petugas. “Aktivitas petugas memang tidak akan terlihat di setiap wilayah yang mengalami penghentian sementara aliran listrik. Wilayah-wilayah tersebut terdampak murni sebagai bagian dari pengaturan beban dan operasi selama pemeliharaan pembangkit berlangsung,” jelasnya.
Baca Juga: Resep Bawal Panggang Lezat Rumahan, Berlapis Daun Pisang Mudah Dibuat
Agung juga membantah anggapan bahwa istilah pemeliharaan digunakan untuk menutupi persoalan kekurangan pasokan listrik. Ia menegaskan, informasi yang disampaikan PLN mengacu pada kondisi operasional sistem.
“Penghentian sementara aliran listrik ini bukan disebabkan oleh kerusakan atau pemeliharaan jaringan di masing-masing wilayah, melainkan murni bagian dari pengaturan operasi untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik,” tegasnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, PLN ULP Melak secara rutin menyampaikan jadwal dan wilayah yang terdampak melalui WA Channel PLN ULP Melak. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan unsur wilayah setempat.
Baca Juga: Kabut Asap Tebal, Pemkab Mahulu Kaji Opsi WFH bagi ASN
Kendati demikian, PLN mengingatkan bahwa jadwal maupun durasi pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu. Penyesuaian dilakukan berdasarkan dinamika kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
Atas gangguan yang dirasakan pelanggan, PLN ULP Melak menyampaikan permohonan maaf. PLN juga mengapresiasi pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemeliharaan pembangkit berlangsung. (*)
Editor : Dwi Restu A