Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Distanak Kukar Ubah Pola Perencanaan: Dorong Renstra Jadi Panduan Nyata Bagi Petani dan Peternak

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:01 WIB

 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Taufik (depan, tengah) bersama jajaran dalam kegiatan penyempurnaan Renstra Distanak Kukar 2025–2030 di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Senin (27/10
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Taufik (depan, tengah) bersama jajaran dalam kegiatan penyempurnaan Renstra Distanak Kukar 2025–2030 di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Senin (27/10

TENGGARONG – Setiap kebijakan pangan selalu diukur bukan dari tebalnya dokumen perencanaan, tapi dari seberapa nyata sawah tetap hijau dan kandang tetap terisi. Itulah semangat yang coba dihidupkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar saat menyempurnakan rencana strategis (renstra) mereka untuk lima tahun ke depan, Senin (27/10) di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Langkah ini bukan sekadar kewajiban administratif setelah RPJMD ditetapkan, tapi upaya membumikan arah kebijakan agar benar-benar menjawab kebutuhan lapangan. Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik menyebutkan bahwa kali ini renstra disusun agar menjadi dokumen yang bisa dipegang petani dan pegawai teknis, bukan hanya menumpuk di rak kantor.

“Kami ingin renstra ini tidak berhenti di laporan administratif, tapi jadi pedoman nyata untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta peternak di Kukar,” kata Taufik.

Proses penyusunan dimulai sejak akhir 2024 dengan membentuk tim internal. Tahun ini, penyempurnaan rancangan akhir melibatkan Universitas Kutai Kartanegara, Bappeda Kukar, serta Dinas Pertanian Provinsi Kaltim. Pendekatan ini diambil agar arah kebijakan Distanak tetap sinkron dengan strategi daerah, provinsi, dan pusat, sehingga pelaksanaannya lebih terarah.

Berbeda dari periode sebelumnya, seluruh proses kini dilakukan secara mandiri oleh Distanak. Setiap pegawai terlibat langsung dalam penyusunan, agar memahami substansi kebijakan yang mereka jalankan nanti. Di sela rapat, beberapa pegawai terlihat menandai tabel prioritas program sambil berdiskusi dengan kelompok tani dan Gapoktan.

“Masukan dari petani, Gapoktan, dan KTNA penting, supaya Renstra ini merefleksikan kondisi nyata di lapangan, bukan asumsi dari balik meja,” ujar Taufik.

Renstra yang disempurnakan ini ditargetkan menjadi dasar pelaksanaan program lima tahun ke depan. Fokusnya pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kemandirian petani, serta pengembangan subsektor peternakan yang produktif dan berdaya saing.  (*)

Editor : Sukri Sikki
#rencana strategis #kukar #muhammad taufik #Dinas Pertanian dan Peternakan