Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PDAM Kukar Gandeng Swasta Bangun IPA Bekotok 250 Liter per Detik, Bupati Jamin Tarif Tak Naik

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Selasa, 28 April 2026 | 13:24 WIB
KAWAL: Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri meninjau lokasi rencana pembangunan peningkatan kapasitas IPA Bekotok. 
KAWAL: Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri meninjau lokasi rencana pembangunan peningkatan kapasitas IPA Bekotok. 

KUTAI KARTANEGARA - PDAM Tirta Mahakam akan meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Bekotok di Tenggarong dari 75 liter per detik menjadi 250 liter per detik. Proyek itu digarap bersama pihak ketiga. Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memastikan tarif air tidak naik.

“Ini kita meninjau Intake Bekotok dalam rangka pembangunan peningkatan kapasitas dari Intek Bekotok ini,” kata Aulia saat meninjau lokasi, Senin (28/4).

“Kita sudah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan air bersih di Kecamatan Tenggarong, di mana nanti pihak ketiga akan membangun Intek dengan kapasitas 250 liter per detik, yang kalau yang sekarang ini 75 liter per detik.

Aulia menjelaskan skema kerja sama yang dipakai. “Pola yang kita bangun dengan pihak ketiga ini merupakan salah satu pola baru, di mana pemerintah daerah melalui PDAM itu membeli air yang sudah jadi dari pihak ketiga,” ujarnya.

Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Cair 1 Mei 2026, Taspen Pastikan Tepat Waktu! Apakah Ada Kenaikan Nominal?

“Akan tetapi di satu sisi kami menjamin bahwa dengan skema baru ini kita tidak menaikkan tarif dari harga air bersih yang dijual oleh PDAM kepada masyarakat.”

Tujuannya meningkatkan layanan. “Kita berharap airnya lebih kencang lagi, lebih deras lagi, karena kapasitasnya yang dibangun jauh lebih besar. Terus dari segi kualitas air itu jauh lebih baik lagi,” kata dia. 

Soal kendala, Aulia menyebut belum ada. “Sejauh ini tidak ada kendala untuk pembangunan 250 liter per detik ini. Lokasi sudah ada dan kita harap pembangunan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Dipilihnya Bekotok karena tingkat kesulitan pengolahan paling tinggi. “Karena kita menginginkan Bekotok ini salah satu sungai yang inteknya ada banyak effort kita dalam mengolah airnya untuk menjadi air bersih dibanding intek yang ada di Sukarame dan Bukit Biru,” kata Aulia. 

Baca Juga: Respons Kenaikan BBM Nonsubsidi hingga Isu Kelangkaan, Anggota DPR RI Pantau SPBU di Balikpapan

“Kita bikin kerjasama dengan pihak ketiganya di sini. Kita berharap dengan yang effortnya besar saja ini bisa terkelola dengan baik, harapan kita nanti baik yang Sukarame maupun Bukit Biru ketika kebutuhan dari Bekotok ini tidak terpenuhi, maka yang lain juga coba nanti kita akan kerjasamakan.”

Untuk musim kemarau, PDAM mengandalkan Sungai Mahakam. “Insya Allah sampai sejauh ini perhitungan dari teman-teman PDAM itu masih cukup mencukupi,” kata Aulia.

“Kita punya sungai Mahakam di mana Sukarame dan Bukit Biru menggunakan sungai Mahakam sebagai sumber air bakunya. Menurut hemat kami tidak ada masalah yang berarti.”

Ke depan, tiga IPA akan terintegrasi. Sukarame, Bukit Biru maupun Bekotok akan terintegrasi satu dengan yang lain sehingga bisa saling supply, saling menguatkan,” ujarnya. 

Ia menyoroti jaringan pipa. Tahapan selanjutnya yaitu ingin memastikan jaringan air di Tenggarong ini adekuat. Kalau seandainya jaringannya tidak adekuat, maka nanti banyak air yang merembes di lapangan.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Disetujui Lewat Perpres 79/2025, Tapi Kapan Resmi Diumumkan? Ini Penjelasannya!

Non-Revenue Water PDAM saat ini 38 persen. “Harapan kita ke depan bisa di bawah 30 persen tingkat kebocoran air. Karena ketika ini bocor, sama saja dengan kita membuang air. Bagi PDAM, air terbuang itu sama dengan membuang pendapatan,” kata Aulia.

Soal progres, lelang sudah selesai. “Ini mekanismenya sama dengan KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha). Sudah ada pemenangnya, sekarang tahap konstruksi,” ujarnya. 

Tujuan kami kunjungan ke sini memastikan lahan tersedia dengan baik. Harapan kita tidak lebih dari tahun ini, ini sudah bisa nampak bangunan untuk 250 liter per detik ini. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Aulia Rahman Basri #pdam tirta mahakam #ipa bekokok #kapasitas air #bupati kukar