Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menagih Janji PI Menteri Bahlil di Kaltim, Kukar Berhak dapat Porsi

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:26 WIB
Direktur BUMD Mahakam Gerbang Raja Migas Kukar, Efri Novianto
Direktur BUMD Mahakam Gerbang Raja Migas Kukar, Efri Novianto

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – BUMD Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) Kutai Kartanegara membidik hak kelola di sejumlah blok migas yang dikelola oleh ENI. Direktur MGRM Efri Novianto menegaskan Kukar layak mendapat participating interest dan alokasi gas dari blok yang dioperatori ENI itu.

Pernyataan itu merespons janji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan memberi PI ke Kalimantan Timur, serta sikap Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang mendorong seperti gas Blok Ganal memberi manfaat ke daerah.

“Terkait penemuan gas di Blok Ganal, sebagaimana disampaikan Menteri ESDM, terdapat potensi sekitar 5 TCF atau triliun kaki kubik. Ini menjadi peluang besar yang bisa kita dorong untuk dimanfaatkan,” kata Efri di Tenggarong, Rabu, 30 April 2026.

Efri menyebut ada dua potensi yang dikejar MGRM. Pertama, PI di blok ENI. “Kami menindaklanjuti pernyataan Menteri ESDM bahwa Kalimantan Timur akan diberikan PI pada blok yang dikelola oleh ENI,” ujarnya.

Baca Juga: Sidang Hibah DBON Kaltim: Ahli Keuangan Negara Bongkar Celah Prosedural

Menurut dia, Kukar wajib mendapat porsi karena dilintasi infrastruktur gas. “Kutai Kartanegara sebagai wilayah yang dilalui, termasuk adanya terminal seperti Santan dan Senipah, seharusnya juga mendapatkan porsi PI. Jadi bukan hanya daerah lain, tetapi Kukar sebagai pemilik wilayah darat juga memiliki hak yang sama. Ini yang sedang kami perjuangkan,” tegas Efri.

Hal itu sejalan dengan pernyataan Bupati Aulia yang ingin raw material Kukar berkontribusi sebesar-besarnya untuk warga. Pemkab Kukar sebelumnya menyebut pembahasan dengan SKK Migas sudah maju untuk skema PI maupun B2B langsung dengan KKKS.

Potensi kedua, MGRM mengusulkan alokasi gas langsung dari Blok Ganal. “Kami juga mendorong alokasi gas dari Blok Ganal untuk Kutai Kartanegara. Kami sudah menyiapkan dokumen pendukung dan mengusulkan sekitar 10 MMSCFD. Secara keekonomian, ini cukup potensial untuk menjadi sumber PAD melalui BUMD,” kata Efri.

Untuk Diketahui Lapangan produksi gas alam yang akan digarap Eni berada di lepas pantai Kalimantan Timur (Selat Makkasar), yakni Blok Merakes dan Jangkrik. Produksi gas alam dari kedua ladang yang berdekatan ini diyakini akan mampu meningkatkan produksi gas untuk pasar energi domestik dan ekspor.

Baca Juga: Hadiri May Day di Monas, Prabowo Buka Baju hingga Peluk Buruh

Investasi ini dipastikan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan serapan tenaga kerja. Lebih dari itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menyebutkan kabar baik soal participating interest (PI).

"Nanti parcipating interest-nya kita akan minta kepada Eni untuk menyerahkan sebagian kepada Pemda Kalimantan Timur," kata Menteri Bahlil kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat membuka Musda XI Partai Golkar di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu 19 Juli 2025 lalu.

Saat ini MGRM sudah mengelola PI di dua blok. “Saat ini, Mahakam Gerbang Raja Migas telah memiliki participating interest di dua blok, yakni Blok Mahakam dan Blok Sanga-Sanga. Dari situ, kontribusi ke daerah terus berjalan,” ujarnya.

Efri memaparkan setoran MGRM ke daerah. “Pada 2023, dividen yang disetorkan ke pemerintah daerah mencapai sekitar Rp39 miliar. Kemudian pada 2024, setelah penyetoran PAD sekitar Rp25 miliar,” katanya.

Untuk kinerja 2024, laba bersih MGRM naik signifikan. “Tahun ini, setelah audit kantor akuntan publik, laba bersih perusahaan tercatat sekitar Rp56 miliar. Dari angka tersebut, nantinya akan diputuskan dalam RUPS berapa besaran dividen yang akan disetorkan kepada pemerintah daerah,” pungkas Efri. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Blok Ganal Kaltim #bumd kukar #Participating Interest ENI #PAD Kutai Kartanegara #Menteri ESDM Bahlil Lahadalia