TENGGARONG – Drainase dan area sekitar jembatan di ruas nasional Loa Janan–Tenggarong–Kotabangun mulai dibersihkan untuk mengantisipasi genangan saat hujan. PPK 1.5 Kaltim BBPJN Kaltim melakukan pemotongan rumput, pembersihan sampah, serta pengangkatan sedimen agar aliran air tetap lancar dan jembatan aman dilalui.
Kegiatan pemeliharaan rutin itu dilakukan di sejumlah titik jembatan di sepanjang koridor tersebut. Pekerja terlihat memangkas rumput dan tanaman liar di area oprit, bahu jalan, hingga sekitar pondasi jembatan.
Selain itu, petugas juga membersihkan saluran air dan lubang drainase dari endapan sedimen serta sampah yang berpotensi menyumbat aliran air. Pembersihan ini menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi jembatan, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Baca Juga: Jalur Mudik Loa Janan–Tenggarong–Kota Bangun Diperbaiki, BBPJN Pastikan Kondisi Jalan Mantap
Korlap PPK 1.5 Kaltim, Randy, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan tersebut adalah memastikan air limpasan dari badan jembatan dapat mengalir dengan baik.
Menurutnya, drainase yang tidak terawat dapat menyebabkan air tertahan di lantai jembatan maupun badan jalan penghubung. Kondisi itu berisiko menimbulkan genangan dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
“Fokus kami memastikan air dari badan jembatan bisa mengalir lancar ke drainase, sehingga tidak terjadi genangan di atas jembatan maupun jalan penghubung,” ujarnya.
Randy mengatakan, pemeliharaan drainase menjadi langkah penting untuk mengurangi penumpukan sedimen dan sampah. Jika dibiarkan, sumbatan pada saluran air dapat mempercepat kerusakan di sekitar struktur jembatan.
Baca Juga: Siapkan Jalur Logistik Lebaran 2026, Jalan Nasional Kukar-Kubar Mulai Diperbaiki BBPJN Kaltim
Selain menjaga fungsi teknis, pembersihan tersebut juga berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan. Saluran air yang berfungsi baik dapat menekan risiko genangan mendadak, jalan licin, hingga kecelakaan akibat pengereman di permukaan basah.
Perawatan rutin juga dinilai mampu memperpanjang umur layanan jembatan. Air yang tidak tertahan di permukaan membantu mengurangi potensi kerusakan dini pada lapisan perkerasan, elemen baja, maupun beton jembatan.
Dari sisi lingkungan, pembersihan area jembatan turut mengurangi sampah dan sedimen yang terbawa air hujan ke sungai. Area sekitar jembatan juga menjadi lebih tertata setelah rumput dan gulma dipangkas.
PPK 1.5 Kaltim BBPJN Kaltim memastikan pemeliharaan jembatan di ruas Loa Janan–Tenggarong–Kotabangun akan terus dilakukan secara berkala. Perawatan ini diperlukan agar jembatan tetap fungsional, aman, dan nyaman dilalui, terutama menghadapi musim hujan yang semakin tidak menentu. (riz)
Editor : Muhammad Rizki