KALTIMPOST.ID, Setelah menjalani masa hukuman selama Sembilan tahun akibat kasus korupsi, mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari akhirnya balik ke kampung halamannya di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
Kepulangannya pada Jumat (12/6) disambut antusias hangat oleh warga. Bahkan ada sejumlah warga yang membawa poster dan spanduk berisi ucapan selamat datang.
Setiba di kediamannya, putri almarhum Syaukani HR tersebut mengaku terharu dan bahagia bisa kembali menginjakkan kakinya di kota kelahiran.
Ia pun mengatakan telah memiliki agenda untuk bertemu satu sosok penting yang selama ini dihormatinya.
“Saya ke Sultan, ke Sultan. Kesultanan besok rencananya. Rencananya kalau enggak besok, besoknya," ujar Rita.
Kala ditanya apakah memiliki rencana bertemu Bupati Kutai Kartanegara, Rita memberikan jawaban yang cukup tegas.
“Kalau bupati kan mereka resmi, mereka sibuk, enggak usah,” ucapnya.
Pilih Bertemu Rakyat dan Keluarga
Mantan orang nomor satu di Kukar itu menyebut, untuk sementara waktu dirinya lebih ingin menikmati kebersamaan dengan keluarga, sahabat lama, dan masyarakat.
Selama hampir sembilan tahun menjalani masa hukuman, dirinya kehilangan banyak momen bersama keluarga.
Karena itu, salah satu prioritasnya saat ini adalah bersilaturahmi dengan kerabat yang sudah lama tidak ditemui.
“Saya mau ke kuburan Bapak sama Adik. Kan di sini nenek, banyak keluarga di sini. Bahkan tante-tante aku yang meninggal, aku kan enggak ada dalam waktu kurun sembilan tahun ini. Aku mau ke kuburannya,” bebernya.
Masih Ingin Beristirahat
Rita juga menegaskan belum memikirkan langkah politik apa pun setelah kembali ke Tenggarong.
Saat ditanya mengenai ramainya dukungan masyarakat di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan dunia politik, Rita memilih tidak banyak berkomentar.
"No comment," jawabnya singkat.
Ia mengaku ingin menikmati masa istirahat setelah menjalani berbagai proses hukum yang panjang.
"Aku pokoknya mau istirahat. Mau lihat-lihat aset, mau berdoa," terangnya.
Ia juga mengungkapkan rencananya untuk sementara menetap di Tenggarong sambil melihat situasi dan berkumpul bersama keluarga.
"Sementara ini di sini dulu, mau lihat-lihat dulu situasi," ujarnya.
Editor : Hernawati