Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Orangutan Muncul di Jalan Bengalon–Kaliorang, BKSDA Kaltim Lakukan Penelusuran

Jufriadi • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:25 WIB
TELUSURI: Seekor orangutan tampak memakan pisang yang diberikan pengendara saat melintas di Jalan Poros Bengalon–Kaliorang, Kamis (11/12).
TELUSURI: Seekor orangutan tampak memakan pisang yang diberikan pengendara saat melintas di Jalan Poros Bengalon–Kaliorang, Kamis (11/12).

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Warga dibuat heboh dengan kemunculan seekor orangutan (Pongo pygmaeus) yang terekam melintas di Jalan Poros Bengalon–Kaliorang Kutai Timur (Kutim), Kamis (11/12).

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan satwa dilindungi itu berjalan di tepi jalan dalam kondisi tampak kebingungan. Para pengendara yang melintas berhenti untuk melihat, bahkan salah satu di antaranya terlihat memberikan pisang.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Ari Wibawanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tim BKSDA telah dikerahkan ke lokasi bersama organisasi Conservation Action Network (CAN) untuk melakukan observasi.

“Kita tunggu hasil dari observasi teman-teman dulu. Intinya sudah ke sana. sudah kita respons,” kata Ari saat dikonfirmasi, Jumat (12/12).

Ia menjelaskan, lokasi kemunculan orangutan itu berada di jalur panjang Poros Bengalon–Kaliorang sehingga satwa tersebut bisa saja bergerak berpindah tempat.

Menurut Ari, kemunculan orangutan di jalan raya merupakan kasus yang jarang terjadi tahun ini.

“Kalau kejadian serupa yang keluar sendiri itu kurang. Ini baru pertama yang ke jalan poros ini setelah satu tahun ini kita lakukan upaya,” ujarnya.

Terkait video yang memperlihatkan pengendara memberi pisang, Ari menegaskan tidak ada aturan khusus yang melarang.

Namun ia mengingatkan bahwa pemberian makanan dapat memengaruhi perilaku satwa liar.

Ari juga mengungkapkan dugaan sementara bahwa orangutan yang muncul di jalan tersebut pernah direhabilitasi oleh BKSDA sebelumnya.

Berdasarkan ciri-ciri dalam video, pihaknya menduga satwa itu adalah individu yang pernah diselamatkan lalu dilepasliarkan.

“Ini baru dugaan sementara, tetapi melihat videonya, sepertinya ini individu yang pernah kami rescue. Dulu sudah dilepasliarkan di kawasan hutan lain, tapi kemungkinan dia kembali lagi ke area yang sama,” katanya.

Video yang diunggah akun Instagram @sgtinfo itu memicu beragam komentar. Sebagian warganet menilai kemunculan orangutan tersebut tak lepas dari rusaknya habitat alami, yang diduga mendorong satwa itu keluar hutan untuk mencari makan.

"Dia turun ke jalan karena rumahnya sudah berubah jadi lahan perkebunan, jadi pemukiman dan tambang. Nggak ada lagi makanan untuk dia karena hutannya nggak ada. Yang bisa bantu mereka bertahan hidup cuma manusia yang ada disana," tulis akun @rin.muna dalam komentarnya.

Ada juga yang menyuarakan kekhawatiran dan berharap satwa itu segera dievakuasi agar terhindar dari risiko di jalan raya.

"Semoga cepat di evakuasi tim BKSDA. Takut kenapa-napa aja orangutannya," tulis akun @ficnadunia.

Hingga berita ini diturunkan, BKSDA masih menunggu hasil observasi lapangan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#kutai timur #BKSDA Kaltim #pongo pygmaeus #video orangutan viral #kalimantan timur #satwa dilindungi