Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Usai Dilantik, Trisno Fokus Jalankan Kerangka Kerja “KAKs Mantap”

Jufriadi • Rabu, 17 Desember 2025 | 17:11 WIB
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno. (Jufriadi/KP)
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno. (Jufriadi/KP)

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Usai dilantik sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur (Kutim), Trisno langsung memperkenalkan kerangka kerja “KAKs Mantap” sebagai panduan koordinasi antar perangkat daerah dan pelaksanaan program pemerintah.

Menurut Trisno, KAKs Mantap adalah konsep kerja holistik yang menitikberatkan pada koordinasi, asistensi, dan konsolidasi yang terukur.

“Koordinasi itu harus jelas, siapa yang bertanggung jawab, apa yang digaransikan, dan bagaimana rencana aksinya. Asistensi dan konsolidasi juga harus konkret dan terukur,” ujarnya, Rabu (17/12).

Kerangka kerja ini akan ia gunakan untuk mendukung 50 program unggulan Bupati Kutim, yang melibatkan 18 OPD, 18 kecamatan, 21 puskesmas, serta tiga rumah sakit.

Trisno menekankan pentingnya sinkronisasi antarunit agar program berjalan sesuai rencana dan terstruktur.

Ia mencontohkan program satu Kepal Keluarga (KK) satu sertifikat, yang membutuhkan keterlibatan Dinas Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), desa, kecamatan, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Menurut Trisno, data terkait jumlah KK, bidang tanah, target jangka panjang, hingga ketersediaan anggaran harus jelas sejak awal.

Begitu pula program Beasiswa Kutim Tuntas. Ia menekankan bahwa keberhasilan program bukan hanya soal nominal anggaran. Tapi seberapa banyak warga yang terakomodasi.

Dikatakannya, data lulusan SMA dan potensi masuk perguruan tinggi perlu digunakan sebagai dasar perencanaan, bukan sekadar angka anggaran tahunan.

Langkah awal yang akan dijalankan Trisno adalah membangun big database sebagai dasar koordinasi dan perencanaan.

Ia menyebut Kutim sudah memiliki data, tetapi perlu sinkronisasi agar lebih terintegrasi antarunit.

“Bukan soal siap atau tidak siap. Data yang terintegrasi menjadi kunci agar semua program pemerintah daerah berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” kata Trisno. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Asisten I Setkab Kutim Trisno #pemkab kutim #KAKs Mantap