Bagi Anda penggemar anime dan manga karya Eiichiro Oda, yakni One Piece, Nakama bisa jadi pilihan pas. Menghadirkan konsep One Piece di tiap sudut dan printilan maupun aksesori, menjadikannya konsep berbeda dibandingkan kafe lainnya.
NAKAMA hadir atas inisiatif pasangan suami-istri pencinta One Piece, Jufitno Rerung Sappetau dan Nonna Lyna Thalia atau akrab disapa Red.
Mereka sebelumnya tergabung dalam komunitas pencinta One Piece Balikpapan. Komunitas tersebut lumayan sering mengadakan agenda nonton bareng (nobar) episode-episode One Piece yang viral.
Acaranya berpindah-pindah, sehingga muncul keinginan Red menghadirkan wadah bagi komunitasnya berkumpul. “Kami jadikan Nakama sebagai basecamp, untuk nobar, nongkrong, dan acara-acara lainnya,” ungkap Red.
Nakama resmi dibuka awal tahun ini. Bermodalkan tabungan mereka serta memanfaatkan bagian lantai dua rumahnya sebagai lokasi kafe, membuat mereka lebih menghemat biaya renovasi, karena tidak perlu menyewa atau mendirikan bangunan.
Konsep yang diusung unik dan kreatif. Bentuk kursi dan meja dipesan khusus agar semirip mungkin dengan kursi yang ada di anime tersebut. Kemudian, ketimbang memberi nomor pada meja, mereka menandai tiap meja dengan nama-nama pulau di Arc One Piece seperti East Blue, Alabasta, dan Sky Island.
Untuk tiap penyajian makanan atau minuman tidak lupa diberi bendera hitam dengan lambang tengkorak bertopi jerami, untuk menambah solid konsepnya.
Kemudian ada beberapa spot foto dan tambahan kebutuhan aksesori foto, seperti topi-topi karakter di One Piece serta kostum yang bisa dipakai secara gratis oleh pengunjung untuk berswafoto.
Dinding-dindingnya dipasang kertas bergambar karakter-karakter One Piece. Termasuk banyak action figure yang dipajang dekat meja kasir untuk pelanggan dapat memesan sambil melihat-lihat action figure yang menarik.
Ada beberapa signature menu yang menjadi andalan, salah satunya straw hat pirates club sandwich. Empat potong sandwich dengan kentang goreng di tengahnya. Menu itu bisa dinikmati bersama teman-teman karena lumayan banyak. Nakama juga menjual printilan One Piece seperti kaus, gantungan kunci, stiker, dan hardcase untuk smartphone. Mereka juga membuka peluang bagi usaha-usaha kecil yang ingin menjual produk di Nakama.
“Saat ini ada beberapa produsen yang ikut bergabung, salah satunya usaha aksesoris manik-manik. Kami sangat terbuka, siapa tahu tempat kami bisa menjadi sumber penghasilan bagi mereka,” timpal Jufitno.
Ke depan, Nakama terus mengembangkan produknya. Termasuk mengembangkan komunitas. “Kami rencananya mengadakan gathering, berbagi ke panti, hingga kegiatan sosial lainnya yang tidak melulu tentang One Piece. Agar komunitas yang terbentuk di dalamnya positif juga,” pungkasnya. (dra/k16)
NASYA RAHAYA
Charmycaramel0122@gmail.com
Editor : Dwi Restu A