1. Asam Folat
Peranan asam folat begitu diperlukan untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yaitu cacat pada sistem saraf bayi. NTD biasanya mulai berkembang pada 28 hari pertama setelah pembuahan.
Jumlah asam folat yang disarankan untuk dikonsumsi sekitar 400−800 mikrogram per hari hingga kehamilan mencapai usia 3 bulan. Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat seperti sayuran hijau, gandum, kacang-kacangan, dan jeruk.
Tetapi, mengonsumsi buah dan sayur saja tidak cukup, Anda perlu tambahan suplemen asam folat. Sebab, asam folat dalam bentuk suplemen lebih mudah diserap oleh tubuh.
2. Kalsium
Ibu hamil perlu mengonsumsi sekitar 1.000 mg kalsium setiap hari. Kalsium sangat berperan dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang serta gigi janin.
Anda perlu mengonsumsi makanan berkalsium tinggi untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian. Di antaraya, kacang merah, susu kedelai, susu, keju, yogurt, tahu, tempe, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, salmon, dan sarden.
Ibu hamil juga disarankan mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium. Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
3. Vitamin D
Adapun manfaat vitamin D untuk ibu hamil sebagai pembentuk tulang dan gigi serta mengurangi risiko preeklampsia, kelahiran premature, dan diabetes gestasional.
Saat hamil, Anda disarankan mengonsumsi 10 mcg vitamin D setiap hari. Vitamin D bisa Anda dapatkan pada daging merah, salmon, sarden, dan telur. Akan tetapi, jumlah vitamin D yang terkandung pada makanan hanya sedikit. Untuk itu, Anda perlu untuk mengonsumsi suplemen vitamin D ketika hamil.
4. Zat Besi
Zat besi terkandung dalam sayuran berdaun hijau gelap, buah kering, kacang-kacangan, dan daging tanpa lemak. Jika tidak cukup, Anda akan disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi.
Sebab, zat besi yang cukup sangat dibutuhkan ibu hamil untuk membentuk sel-sel darah merah. Kurangnya asupan zat besi saat hamil bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah, dan lahir mati. Pada ibu juga akan menimbulkan anemia yang menyebabkan merasa lelah, pusing, lemah, dan pucat.
Editor : Almasrifah