Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

5 Hal yang Harus Orangtua Lakukan jika Nilai Rapor Anak Jelek

Almasrifah • Jumat, 21 Juni 2024 | 17:14 WIB

Ilustrasi. Reaksi ibu dan anak. (freepik.com)
Ilustrasi. Reaksi ibu dan anak. (freepik.com)
KALTIMPOST.ID, Pembagian rapor merupakan momen yang cukup menegangkan untuk para orangtua juga anak. Jika mendapat nilai yang memuaskan, pastinya membuat lega. Namun bila nilai rapor buruk, tentunya orangtua ada rasa kecewa. Anak pun merasa sedih dan malu. Agar hal ini tidak terulang di tahun selanjutnya, ini cara efektif mengatasi nilai rapor anak agar tidak buruk.

1. Bersikap Tenang

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah bersikap tenang. Menyalahkan anak di tengah situasi yang buruk hanya akan membuat anak semakin menutup diri. Wajar bila ada kecewa yang anda rasakan. Maka tunggulah beberapa saat hingga merasa tenang sebelum mulai berbicara dengan anak.

2. Ajak Anak Diskusi Bukan Memarahi

Ajak anak untuk berdiskusi dengan tenang tanpa menceramahi apalagi memarahi. Dengan begitu, anak dapat berbicara dengan terbuka, meluapkan apa saja kendala yang dialaminya. Sehingga Anda bisa lebih memahami dan mengetahui penyebab nilai rapor jadi buruk.

3. Tawarkan Bantuan, Hindari Hukuman

Hindari memberikan hukuman kepada anak atas kekurangannya. Sebab, hal ini hanya akan membuat anak takut dalam mencoba melakukan usaha yang lebih baik lagi. Anak juga jadi merasa sendiri dan setres. Sebaiknya, sebagai orangtua Anda memberikan bantuan baik perihal waktu, motivasi, maupun bimbingan belajar. Jika memang diperlukan dan anak bersedia, orangtua bisa mencarikan tutor untuk memecahkan pelajaran yang belum anak pahami.

4. Berdiskusi dengan Guru

Guru merupakan pihak yang paling mengetahui proses dan perkembangan belajar anak di sekolah. Karena itu, penting untuk berdiskusi langsung mengenai kendala-kendala yang dialami anak selama menyerap ilmu di sekolah. Anda juga dapat menanyakan saran yang tepat agar anak mampu lebih baik.

5. Berikan Solusi

Jika sudah memahami penyebabnya, Anda sebaiknya memberikan solusi yang bisa menjawab kendala-kendala yang dialami agar anak terarah.

Apabila kendalanya waktu, anda bisa memberikan solusi dengan ikut mengawasi aktivitas anak agar lebih tertib. Anak juga jadi lebih bisa memanajemen waktu dan bertanggung jawab akan tugasnya.

Editor : Almasrifah