1. Bersikap Tenang
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah bersikap tenang. Menyalahkan anak di tengah situasi yang buruk hanya akan membuat anak semakin menutup diri. Wajar bila ada kecewa yang anda rasakan. Maka tunggulah beberapa saat hingga merasa tenang sebelum mulai berbicara dengan anak.
2. Ajak Anak Diskusi Bukan Memarahi
Ajak anak untuk berdiskusi dengan tenang tanpa menceramahi apalagi memarahi. Dengan begitu, anak dapat berbicara dengan terbuka, meluapkan apa saja kendala yang dialaminya. Sehingga Anda bisa lebih memahami dan mengetahui penyebab nilai rapor jadi buruk.
3. Tawarkan Bantuan, Hindari Hukuman
Hindari memberikan hukuman kepada anak atas kekurangannya. Sebab, hal ini hanya akan membuat anak takut dalam mencoba melakukan usaha yang lebih baik lagi. Anak juga jadi merasa sendiri dan setres. Sebaiknya, sebagai orangtua Anda memberikan bantuan baik perihal waktu, motivasi, maupun bimbingan belajar. Jika memang diperlukan dan anak bersedia, orangtua bisa mencarikan tutor untuk memecahkan pelajaran yang belum anak pahami.
4. Berdiskusi dengan Guru
Guru merupakan pihak yang paling mengetahui proses dan perkembangan belajar anak di sekolah. Karena itu, penting untuk berdiskusi langsung mengenai kendala-kendala yang dialami anak selama menyerap ilmu di sekolah. Anda juga dapat menanyakan saran yang tepat agar anak mampu lebih baik.
5. Berikan Solusi
Jika sudah memahami penyebabnya, Anda sebaiknya memberikan solusi yang bisa menjawab kendala-kendala yang dialami agar anak terarah.
Apabila kendalanya waktu, anda bisa memberikan solusi dengan ikut mengawasi aktivitas anak agar lebih tertib. Anak juga jadi lebih bisa memanajemen waktu dan bertanggung jawab akan tugasnya.
Editor : Almasrifah