Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Terkesan Tabu, tapi Penting Buat Perjanjian Pranikah di Era Modern

Dwi Puspitarini • Sabtu, 22 Juni 2024 | 12:18 WIB
Ilustrasi perjanjian pranikah. (freepik.com/mehaniq)
Ilustrasi perjanjian pranikah. (freepik.com/mehaniq)

 

KALTIMPOST.ID, Bagi seseorang yang mendengar perjanjian pranikah atau prenuptial agreement, pasti merasa aneh dan bertanya-tanya.

Kenapa harus ada perjanjian pranikah, bukankah orang yang akan menikah sudah merasa cocok dengan pasangan maupun keluarganya?

Tidak sedikit yang memiliki persepsi, bahwa perjanjian ini sama saja dengan tidak memercayai pasangan.

Padahal, perjanjian pranikah ini melindungi kedua pasangan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Perjanjian pranikah itu sendiri memiliki makna kesepakatan yang dibuat oleh pasangan sebelum menikah, yang menetapkan hak dan kewajiban masing-masing pihak terkait keuangan dan aset jika terjadi perceraian atau kematian.

Meski isi perjanjian pranikah diserahkan sepenuhnya kepada pasangan mempelai, namun perjanjian pranikah tidak boleh bertentangan dengan hukum, undang-undang, agama serta kesusilaan.

Perjanjian pranikah memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya:

  1. Transparansi Keuangan

Perjanjian pranikah membuat pasangan untuk mendiskusikan dan mengungkapkan sumber daya keuangan mereka sebelum menikah dan utang yang mungkin dimiliki oleh pasangan lainnya sebelum menikah.

  1. Perlindungan Aset Pribadi

Perjanjian pranikah dapat melindungi aset yang dimiliki sebelum pernikahan, seperti properti, bisnis, atau warisan. Menetapkan bagaimana aset yang diperoleh selama pernikahan akan dibagi jika terjadi perceraian.

  1. Pengurangan Konflik

Membuat pengaturan yang jelas mengenai konflik apabila suami/istri main fisik (KDRT/kekerasan dalam rumah tangga) pasangannya, suami/istri meninggalkan pasangannya selama waktu tertentu beberapa bulan tanpa kabar, dan perselingkuhan.

  1. Perlindungan terhadap Bisnis

Jika salah satu pasangan memiliki bisnis, perjanjian pranikah dapat melindungi bisnis tersebut dari pembagian yang merugikan jika terjadi perceraian. Memberikan kepastian bagi mitra bisnis dan investor bahwa bisnis tidak akan terganggu oleh masalah pribadi.

  1. Pengaturan Kewajiban Finansial dan Tanggung Jawab

Perjanjian pranikah dapat mengatur bagaimana pasangan akan menangani pengeluaran rumah tangga, tabungan, dan investasi. Serta mengatur tanggung jawab finansial masing-masing pasangan selama pernikahan.

  1. Perlindungan untuk Anak-Anak dari Pernikahan Sebelumnya

Menjamin hak waris anak-anak dari pernikahan sebelumnya dengan mengatur bagaimana aset akan dibagikan dan memastikan mereka mendapatkan bagian dari aset jika salah satu pasangan meninggal.

  1. Pengakuan Hukum

Sangat penting untuk mendapatkan nasihat hukum yang kompeten untuk memastikan perjanjian pranikah sah dan mengikat secara hukum.

  1. Kemampuan untuk Menyesuaikan dan Memperbarui

Perjanjian pranikah modern dapat disesuaikan dan diperbarui seiring berjalannya waktu dan perubahan situasi keuangan dan pribadi.

 Baca Juga: Rekomendasi Beberapa Kado yang Berguna bagi Pasangan Baru Menikah

Perjanjian pranikah sebenarnya penting dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Perjanjian pranikah harus didaftarkan dan dilakukan notaris untuk memenuhi unsur publisitas.

Supaya pihak ketiga (di luar pasangan suami atau istri tersebut) mengetahui dan tunduk pada aturan dalam perjanjian yang telah dibuat oleh pasangan tersebut.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#perjanjian pranikah #kdrt #perceraian #pernikahan #pasangan