KALTIMPOST.ID, Pelecehan seksual pada anak bisa terjadi kapan dan di mana saja, bahkan oleh orang yang tidak kita duga. Untuk itu, penting untuk membekali anak pengetahuan dan keberanian.
Jika pengetahuan dan keberanian anak sudah terbentuk, saat tidak bersama orangtua, anak mengerti apa yang harus dilakukan bila terjadi tindakan yang menjurus ke pelecehan seksual.
Untuk itu, sebagai orangtua, penting untuk mengetahui hal-hal yang dapat diajarkan kepada anak untuk menghindari tindak pelecehan seksual.
1. Ajarkan Nama dan Fungsi dari Anggota Tubuh
Hal pertama yang bisa orangtua lakukan untuk menghindarkan anak dari tindak pelecehan seksual yaitu dengan memperkenalkan bagian-bagian tubuh beserta fungsinya.
Anda bisa menyebutkan nama-nama dari seluruh anggota tubuh pada anak. Kemudian beri tahu kegunaannya masing-masing. Sebagai contoh, kaki digunakan untuk berjalan dan berlari.
Setelah mengenal, ajarkan kepada anak tentang bagian tubuh mana saja yang tidak boleh dilihat dan disentuh oleh orang lain. Termasuk oleh ayah dan ibunya sendiri.
Saat menjelaskan, sampaikan dengan bahasa sederhana. Juga, tidak menggunakan istilah yang disamarkan namun tetap pantas untuk didengar oleh anak di usianya. Ini memudahkan anak dalam memahami.
2. Budayakan Keterbukaan Antara Anak dan Orangtua
Faktor yang juga cukup penting dalam menghindarkan pelecehan seksual terhadap anak adalah budaya keterbukaan yang ditanamkan orangtua terhadap anak saat di rumah.
Selain itu, Anda harus menciptakan ikatan sedekat mungkin dengan anak, baik secara fisik maupun emosional. Sehingga, anak tidak akan segan untuk menceritakan apa saja yang dialaminya.
Dengan begitu, jika terdapat masalah yang mungkin menjurus pada tindak pelecehan seksual pada anak bisa ditangani dengan segera.
3. Tanamkan Budaya Malu pada Anak
Di usia tertentu, anak masih belum bisa membedakan hal yang berbahaya atau tidak, juga belum memahami mengenai rasa takut serta perasaan malu.
Untuk itu, sebagai orangtua dianjurkan untuk menanamkan budaya malu pada anak sedari dini. Hal itu bertujuan agar anak tidak sembarangan saat membuka pakaian.
Berikan pemahaman pada anak bahwa pakaian hanya boleh dibuka dan diganti di tempat tertutup yang tidak dapat dilihat oleh orang lain, misalnya saat di rumah atau kamar.
4. Ajarkan Menolak dan Tidak Menerima Sembarangan
Salah satu cara yang efektif untuk menghindarkan anak dari tindak pelecehan seksual yaitu mengajarkan kepada anak untuk berani mengatakan tidak.
Selain mengajarkan anak untuk patuh, sebagai orangtua, penting untuk memberanikan anak dalam mengatakan tidak dan menolak tindakan-tindakan yang mungkin membuatnya tidak nyaman.
Sebagai contoh, anak tidak suka dicubit pipinya. Walau tidak sakit, namun mungkin anak kurang nyaman saat ada tangan orang lain menyentuh wajahnya.
Untuk itu, Anda dapat mengajarkan kepada anak untuk mengatakan “tidak boleh atau jangan cubit pipi, ade ga suka”.
Jelaskan pula untuk menolak jika difoto sembarangan. Juga, tidak menerima apa saja dari orang lain. Dengan begitu, anak dapat ikut berperan dalam membentengi diri dari tindakan asusila.
Editor : Almasrifah