KALTIMPOST.ID, Puasa yang paling dicinta oleh Allah SWT setelah Ramadan adalah puasa di bulan Muharram. Di dalam bulan mulia ini, berpuasa yang dianjurkan adalah puasa sunnah pada 9, 10, dan 11 Muharram.
Yang mana, pada tanggal 9 Muharram adalah puasa Sunnah Tasua. Tanggal 10 Muharram merupakan puasa Asyura. Dan 11 Muharram adalah puasa Sunnah Muharram.
Khusus untuk puasa Asyura, menurut riwayat HR Muslim, puasa pada hari Asyura akan menjadi pelebur dosa setahun yang telah lewat.
عَنْ أَبي قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صِيامِ يَوْمِ عَاشُوراءَ، فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ. (رواه مسلم)
Artinya: Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra: sungguh Rasulullah saw bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat (HR Muslim).
Sementara itu, puasa Tasua pada 9 Muharram dan puasa sunnah 11 Muharram adalah untuk melengkapi puasa Asyura. Tujuannya sebagai pembeda antara ibadah umat Islam dan Yahudi yang sama-sama berpuasa di hari Asyura. Diriwayatkan:
عَنِ ابْنِ عَبَّاس رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا مَرْفُوعًا: صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ، صُومُوا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ يَوْمًا بَعْدَهُ (رواه أحمد)
Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra dengan status marfu (Rasulullâh bersabda)," “Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya.” (HR Ahmad).
Di akhir hayat Rasullah SAW memang suka membedakan ritual umat Islam dengan umat Yahudi.
Berikut ini adalah niat puasa sunnah Tasua, Asyura, dan puasa sunnah Muharram yang bisa dibaca setelah menunaikan sahur.
Niat Puasa Tasua
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Tasu’a-a lilahi ta’ala.
Artinya: Saya niat puasa Tasua karena Allah ta’ala.
Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Asyura-a lilahi ta’ala.
Artinya: Saya niat puasa Asyura karena Allah ta’ala.
Niat Puasa Sunnah 11 Muharram
نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shaumal Muharrami lilahi ta'ala.
Artinya:
Saya niat puasa Muharram karena Allah ta'ala.
Baca Juga: Wajib Ada, 7 Perlengkapan Sekolah SD yang Buat Hari Pertama Anak Percaya Diri dan Semangat Belajar
Jadwal Puasa Sunnah Muharram Juli 2024 Berdasarkan Pemerintah:
- Puasa Tasua jatuh pada hari Senin tanggal 15 Juli 2024.
- Puasa sunnah Asyura jatuh pada hari Selasa, 16 Juli 2024.
- Puasa sunnah 11 Muharram jatuh pada Rabu, 17 Juli 2024.