Api umumnya dibagi menjadi tiga warna; merah, jingga, kuning, dan biru. Api biru kerap memiliki pembakaran sempurna karena mempunyai suhu paling tinggi, yakni 1.500 derajat celcius.
Sementara api dengan pembakaran terburuk adalah api merah. Meski tetap bersifat panas, namun api merah hanya memiliki suhu di bawah 1.000 derajat celsius.
Selain saat digunakan untuk memasak panas yang dihasilkan kurang, api merah juga meninggalkan gosong di dasar peralatan masak, seperti panci dan wajan menjadi menghitam.
Api kompor berubah menjadi merah bisa disebabkan beberapa hal. Salah satunya gas elpiji mulai habis. Untuk memastikannya, Anda bisa mengecek tanda panah di regulator atau mendengarkan bunyi berdesis.
Namun yang paling sering memicu api kompor merah adalah adanya kotoran pada corong api atau burner dari sisa bahan makanan yang tercecer atau percikan minyak goreng yang menetes saat proses memasak.
Kotoran yang menempel pada corong api akan menimbulkan hidrokarbon yang tinggi. Kandungan hidrokarbon tinggi ini yang membuat api menjadi merah.
Lantas apa yang harus dilakukan untuk membuat api kompor biru? Tidak perlu khawatir, Anda cukup mengikuti beberapa langkah cara mengatasi api kompor merah berikut ini.
1. Pastikan Kompor dalam Kondisi Mati
Tahap pertama adalah mematikan memastikan api kompor gas dalam kondisi mati. Hal ini penting karena demi mencegah risiko kebakaran atau cedera.
Baca Juga: Hati-Hati Ya Mom, Toilet Training Memicu Infeksi Kandung Kemih pada Anak jika Diajarkan Terlalu Dini
2. Periksa Pasokan Gas
Langkah selanjutnya, mengecek pasokan gas untuk memastikan kompor tidak bocor atau terputus. Periksa selang gas, regulator, dan sambungan gas secara menyeluruh.
3. Bersihkan Burner
Jika dua tahap di atas tidak ditemui kendala, kemungkinan besar masalah api kompor menjadi merah ada pada burner yang kotor. Untuk itu, Anda harus membersihkan burner.
Untuk membersihkan burner, terlebih dahulu siapkan alat-alat sederhana berikut:
- Ember atau baskom
- Air
- Sabun cuci piring
- Sikat gigi bekas
Kemudian, lepaskan burner dari kompor. Bersihkan kotoran yang menempel menggunakan sikat gigi bekas.
Selanjutnya, rendam burner yang sudah disikat ke dalam larutan air dan sabun cuci piring sekitar 1 jam untuk membiarkan kerak membandel melunak dan lepas dari burner.
Setelah 1 jam, cek kotoran pada burner. Jika dirasa terdapat kotoran yang membandel, Anda bisa merendam kembali burner menggunakan air mendidih yang juga ditambahkan sabun cuci piring.
Sesudah ditunggu selama 30-60 menit, sikat kembali seluruh permukaan cap burner dan corong burner agar bersih maksimal.
Seterusnya burner tinggal dibilas dengan air bersih dan dijemur hingga benar-benar kering sebelum kembali digunakan.
4. Periksa Udara dan Ventilasi
Setelah memasang kembali burner pada kompor, pastikan juga ventilasi di sekitar kompor tidak terhalang dan memiliki akses yang cukup untuk memasok udara segar.
Pasalnya, udara yang cukup akan membantu pembakaran gas lebih efisien dan mengurangi kemungkinan terbentuknya warna api yang tidak normal.
Penting untuk selalu mengutamakan keamanan dalam mengatasi masalah dengan kompor gas. Karena itu, bila dirasa tidak yakin untuk mengatasi sendiri api kompor merah, sebaiknya hubungi teknisi profesional untuk membantu. (*)
Editor : Almasrifah