KALTIMPOST.ID, Kulit bawang merah biasanya dianggap sebagai limbah dan langsung dibuang ke tempah sampah.
Namun, tahukah kamu kalau kulit bawang merah ini memiliki banyak manfaat.
Kulit bawang merah ternyata memiliki kandungan magnesium dan zat besi untuk menyuburkan tanah. Selain itu, nitrogen, fosfor, dan kalium dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat.
Selain memberikan kesuburan pada tanaman, kulit bawang merah ini bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk membasmi hama, ulat, dan jamur pada tanaman.
Kandungan senyawa acetogenin pada bawang memiliki keistimewaan sebagai anti-feeden yang membuat serangga atau hama enggan memakan tanaman, bahkan dapat sebabkan hama mati.
Lantas bagaimana cara memanfaatkan kulit bawang merah ini jadi pestisida alami dan kesuburan tanaman? Berikut langkah-langkahnya.
Hal yang pertama perlu disiapkan adalah bahan dan alatnya. Di antaranya adalah kulit bawang merah, air secukupnya, wadah mangkuk, saringan, dan botol semprot.
Untuk pembuatannya, ambil kulit bawang sekitar 100 gram masukkan dalam wadah mangkuk.
Kemudian wadah yang berisi kulit bawang merah tadi isi dengan air sampai kulit bawang benar-benar terendam. Biarkan rendaman hingga beberapa hari.
Setelah beberapa hari, saring kulit bawangnya yang telah terendam dan ambil airnya.
Air rendaman kulit bawang merah pindahkan dan taruh dalam botol semprot.
Pestisida alami siap digunakan untuk tanaman yang terserang hama sedangkan ampasnya bisa diletakkan pada pot tanaman.
Air rendaman disemprotkan pada seluruh bagian tanaman, baik itu bagian atas maupun bawah daun yang biasanya terdapat hama.
Semprotkan seminggu sekali, seminggu dua kali, atau tiga kali dalam seminggu tergantung tingkat keparahan.
Editor : Hernawati