Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mau Tahu Produk Global yang Pakai Kemenyan Indonesia? Ini Jawabannya

Dwi Puspitarini • Rabu, 16 Juli 2025 | 14:31 WIB
Kemenyan bukan lagi hanya untuk ritual, tetapi telah menjadi komoditas strategis di industri parfum, aromaterapi, dan farmasi global. ist
Kemenyan bukan lagi hanya untuk ritual, tetapi telah menjadi komoditas strategis di industri parfum, aromaterapi, dan farmasi global. ist

KALTIMPOST.ID, Indonesia selama ini dikenal kaya akan rempah dan hasil alamnya.

Namun, satu komoditas unik bernama kemenyan ternyata menjadi bahan baku penting bagi industri parfum dunia.

Tak banyak yang tahu, getah harum dari pohon Styrax ini bukan hanya digunakan untuk keperluan tradisional atau ritual mistis.

Kini, kemenyan Indonesia telah menjadi bahan alami yang membuat aroma parfum bertahan lebih lama parfum mewah seperti Louis Vuitton hingga Gucci.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pernah menyinggung soal ini saat memberikan pembekalan di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa (15/7/2025).

"Ibu-ibu yang pakai parfum LV, Gucci, dan lain-lain itu dari kemenyan lho itu," kata Gibran seperti dikutip dari Kompas.com.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kemenyan yang selama ini dianggap mistis, sebenarnya punya potensi besar dalam pasar internasional.

Kemenyan asal Indonesia telah diolah menjadi parfum kelas dunia, bahkan masuk ke dalam produk farmasi dan aromaterapi.

Berikut daftar produk global yang menggunakan kemenyan Indonesia sebagai bahan utama:

  1. Parfum High-End Louis Vuitton (LV) dan Gucci
    Sejumlah parfum mewah merek internasional seperti Louis Vuitton dan Gucci menggunakan ekstrak benzoin (salah satu jenis kemenyan asal Indonesia) sebagai bahan fiksator aroma. Benzoin adalah resin dari pohon Styrax, salah satu jenis kemenyan yang banyak ditemukan di Sumatera Utara. Fiksator berfungsi membuat wewangian lebih tahan lama di kulit dan memberikan nuansa hangat dan woody yang khas. Hal ini dikuatkan oleh laporan dari RRI.co.id dan Goodnewsfromindonesia.id. Parfum dengan kandungan benzoin biasanya termasuk dalam kategori oriental atau woody, yang digemari pencinta aroma eksotik dan elegan.
  2. Parfum Tobarium, Wewangian Lokal Berkelas Dunia
    Indonesia juga telah mengembangkan parfum berbasis kemenyan melalui produk Tobarium, hasil riset Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli di Sumatera Utara. Parfum ini menonjol dengan aroma lembut dan tahan lama, serta mampu bersaing di pasar internasional. Mengutip dari situs Espos.id, Tobarium pernah dipamerkan dalam ajang Indonesia Innovation Day di Jerman.
  3. Parfum Lokal Lamitana Berbasis Kemenyan Danau Toba
    UMKM lokal pun tak ketinggalan dalam memanfaatkan potensi kemenyan. Salah satunya adalah Lamitana Perfume yang berbasis di sekitar Danau Toba. Produk ini menggunakan minyak kemenyan asli sebagai bahan utama. Menurut laporan Nationalgeographic.grid.id, parfum ini dibuat dari minyak atsiri kemenyan yang dikombinasikan dengan minyak kayu dan bunga, menciptakan aroma unik dan mewah.
  4. Produk Farmasi dan Aromaterapi Global
    Selain dunia parfum, kemenyan juga dimanfaatkan dalam industri farmasi, terutama di negara maju. Resin Styrax digunakan sebagai bahan antiseptik, pengobatan gangguan pernapasan, hingga bahan perekat medis. Dalam bidang aromaterapi, kemenyan banyak digunakan untuk meningkatkan relaksasi dan menjaga kesehatan.
  5. Dupa dan Produk Spiritual Berstandar Internasional
    Kemenyan jenis gum benzoin juga digunakan sebagai bahan utama dupa di gereja Ortodoks Timur Rusia dan kuil Hindu di India. Ini menunjukkan bahwa produk kemenyan Indonesia telah lama dipercaya dalam praktik spiritual lintas negara dan budaya.

Menurut peneliti Ary Prihardhyanto dari BRIN, kemenyan dari Sumatra Utara memiliki kualitas tinggi berkat kandungan senyawa aromatik seperti vanilin dan benzoat, serta teknik pengolahan tradisional yang dijaga secara turun-temurun.

Namun, selama ini Indonesia masih menjual sebagian besar kemenyan dalam bentuk mentah.

Dengan strategi hilirisasi dan pengembangan produk turunan seperti parfum, minyak atsiri, dan aromaterapi, kemenyan Indonesia berpotensi menjadi komoditas ekspor unggulan bernilai tinggi.

Potensi ini tidak hanya mendongkrak ekonomi nasional, tetapi juga memperkuat posisi petani dan UMKM lokal dalam rantai pasok global. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Tobarium #indonesia #hilirisasi kemenyan #gucci #Produk Global #kemenyan #louis vuitton