Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Stop Ngikutin Pola Makan Orang, Cari yang Cocok Buat Diri Sendiri!

Alisha Indah Latifa • Rabu, 6 Agustus 2025 | 16:35 WIB
Diet ideal adalah yang bikin kamu sehat dan nyaman.
Diet ideal adalah yang bikin kamu sehat dan nyaman.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Tren pola makan yang viral di media sosial, seperti hanya makan buah, diet tinggi protein, hingga menjadi vegan mendadak karena saran influencer, kini banyak diikuti tanpa mempertimbangkan kecocokan dengan tubuh masing-masing.

Padahal, menurut ahli gizi Ellyn Satter dalam bukunya Secrets of Feeding a Healthy Family, kebutuhan nutrisi setiap individu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti genetik, gaya hidup, aktivitas harian, hingga kondisi emosional.

Ia menegaskan bahwa tidak ada satu jenis diet yang cocok untuk semua orang. Tubuh perlu didengarkan, bukan disamakan.

Riset dari Harvard TH Chan School of Public Health turut memperkuat pernyataan tersebut.

Pola makan yang terlalu ketat atau restriktif justru dapat menimbulkan gangguan kesehatan metabolik dan mental, terlebih bila hanya dilakukan karena mengikuti tren yang sedang populer.

Fenomena ikut-ikutan pola diet orang lain tanpa memahami kebutuhan diri sendiri seringkali menimbulkan efek negatif.

Misalnya, meniru pola makan teman namun justru merasa lemas, memaksakan makan bersih secara ekstrem hingga takut terhadap karbohidrat, atau mengonsumsi kopi lemon setiap pagi padahal lambung sebenarnya sensitif.

Studi dari Frontiers in Psychology pada 2021 mencatat bahwa diet ekstrem yang tidak sesuai dapat memicu gangguan makan (eating disorder), terutama di kalangan Gen Z yang rentan terhadap tekanan sosial di dunia digital.

Karena itu, penting untuk memahami bahwa pola makan ideal bukanlah yang sedang trending, melainkan yang membuat tubuh terasa bugar, mood stabil, fokus terjaga, dan kualitas tidur lebih baik.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menemukan pola makan yang tepat antara lain mencatat reaksi tubuh setelah makan, memperhatikan sinyal alami lapar dan kenyang, tidak ragu berkonsultasi dengan ahli gizi, dan tidak terlalu keras pada diri sendiri.

Makan juga merupakan bagian dari perawatan diri atau self-care. Setiap tubuh bersifat unik, dan individu berhak menentukan sendiri pola makan yang sesuai demi kesehatan jangka panjang.

Sebab, makan bukan hanya soal isi piring, tapi juga soal koneksi antara tubuh dan kesejahteraan diri secara menyeluruh.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#pola makan #sehat #gaya hidup #diet tinggi protein