Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Berani Tampil Beda! Akad Nikah di Tengah Curug, Pengantin Subang Pilih Jalur Tak Lazim

Uways Alqadrie • Minggu, 14 Desember 2025 | 09:25 WIB

Sepasang pengantin berpose sambil berpegangan tangan di tengah aliran air terjun Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat.
Sepasang pengantin berpose sambil berpegangan tangan di tengah aliran air terjun Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat.
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Sepasang pengantin asal Jawa Barat menarik perhatian publik setelah melangsungkan akad nikah di kawasan Curug Dayang Sumbi, Subang. 

Prosesi ijab kabul dilakukan di tengah aliran sungai, tepat di kaki air terjun, dengan kedua mempelai dan para saksi duduk di kursi yang diletakkan langsung di dalam air.

Pilihan lokasi tersebut bukan sekadar latar visual. Setelah akad selesai, pasangan ini melanjutkan sesi dokumentasi dengan memanjat tebing air terjun mengenakan busana pengantin adat. 

Gaun pengantin dan kebaya yang dikenakan tampak basah tersiram air, sementara keduanya tetap melanjutkan aktivitas dengan pengamanan dari pengelola lokasi.

Video dan foto pernikahan itu kemudian menyebar luas di media sosial. Sejumlah warganet menyebut konsep tersebut unik dan berbeda dari pernikahan pada umumnya. 

Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan aspek keselamatan serta mengira dokumentasi tersebut hasil rekayasa digital.

Pengantin pria menjelaskan bahwa konsep pernikahan di alam terbuka telah direncanakan sejak awal. Rencana sederhana untuk berkumpul bersama keluarga di vila berkembang setelah mendapat izin dari pengelola kawasan wisata yang sama-sama mengenal kedua mempelai. 

Seluruh rangkaian acara, termasuk aktivitas di air terjun, disebut dilakukan tanpa bantuan wedding organizer.

Keterbatasan waktu menjadi tantangan utama karena keduanya memiliki jadwal pekerjaan yang padat. 

Meski demikian, pernikahan tetap berjalan sesuai rencana berkat koordinasi dengan keluarga dan vendor lokal. Pasangan ini mengaku terharu karena acara dapat terlaksana meski dengan sumber daya terbatas.

Aksi menaiki air terjun, menurut pengantin, bukan sekadar pencarian sensasi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari wahana resmi di kawasan wisata dan dilakukan di bawah pengawasan profesional.

 Mereka juga menyebut aktivitas itu mencerminkan keseharian dan minat terhadap kegiatan alam bebas.

Di balik konsep ekstrem tersebut, pasangan ini menanamkan makna simbolik. Air terjun dimaknai sebagai gambaran kehidupan yang terus mengalir, sementara pendakian tebing menjadi simbol kesiapan menghadapi tantangan dalam pernikahan. 

Respons warganet yang beragam disikapi sebagai konsekuensi dari pilihan konsep yang tidak umum.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Curug Dayang Sumbi #jawa barat #subang #Pengantin Viral