KALTIMPOST.ID-Apple resmi merilis pembaruan iOS 26.5 untuk pengguna iPhone di seluruh dunia. Kehadiran update terbaru ini langsung memunculkan pertanyaan di kalangan pengguna: apakah iOS 26.5 aman untuk dipasang?
Secara umum, iOS 26.5 membawa sejumlah peningkatan keamanan yang cukup signifikan. Salah satu fitur unggulannya adalah dukungan end-to-end encryption untuk pesan RCS, yang membuat percakapan pengguna lebih terlindungi dari akses pihak lain.
Fitur tersebut menjadi langkah baru Apple dalam meningkatkan keamanan layanan pesan di luar iMessage. Sebelumnya, dukungan RCS memang sudah hadir sejak iOS 18, namun belum dilengkapi sistem enkripsi penuh.
Pengguna bisa mengaktifkan fitur keamanan itu melalui menu Settings, kemudian masuk ke Apps dan Messages sebelum mengaktifkan opsi End-to-End Encryption yang masih berstatus beta.
Apple menjelaskan, fitur tersebut saat ini baru tersedia di operator dan perangkat tertentu. Nantinya, pesan yang sudah terenkripsi akan memiliki tanda khusus di aplikasi Messages.
Selain peningkatan keamanan, iOS 26.5 juga membawa lebih dari 50 perbaikan bug yang diklaim membuat performa iPhone lebih stabil dan minim gangguan.
Meski begitu, pembaruan ini juga menghadirkan fitur baru berupa iklan di Apple Maps. Iklan akan muncul berdasarkan lokasi dan aktivitas pencarian pengguna di aplikasi peta.
Apple memastikan data untuk sistem iklan tersebut tidak dikaitkan langsung dengan akun pribadi pengguna.
Tak hanya itu, iOS 26.5 turut membawa fitur Suggested Places di Apple Maps yang dapat menampilkan rekomendasi lokasi populer berdasarkan tren pencarian terbaru.
Apple juga memperkenalkan sistem pembayaran baru di App Store, di mana pengguna kini dapat membayar paket langganan tahunan dengan metode cicilan bulanan.
Bagi pengguna Uni Eropa, update ini turut menghadirkan dukungan Live Activities untuk aksesori pihak ketiga.
Untuk memasang iOS 26.5, pengguna hanya perlu membuka Settings, memilih General, lalu masuk ke Software Update di perangkat iPhone mereka.(*)
Editor : Thomas Priyandoko