Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

6 Sinyal Anak Cemas saat Memulai Sekolah yang Tak Boleh Diabaikan, Orangtua Wajib Peka

Hernawati • Kamis, 16 Juli 2026 | 08:51 WIB
Ilustrasi anak di sekolah.
Ilustrasi anak di sekolah.

KALTIMPOST.ID, Jadi fase krusial bagi anak-anak saat memasuki tahun ajaran baru.

Bagi anak, memasuki ajaran baru menuntut kemampuan adaptasi tinggi. 

Selain bertemu teman dan guru baru, mereka juga harus beradaptasi dengan lingkungan, aturan, serta rutinitas yang berbeda.

Pada masa transisi ini, sebagian anak mungkin menunjukkan tanda-tanda kecemasan.

Kondisi tersebut umumnya merupakan bagian dari proses penyesuaian.

Namun, orangtua perlu mengenali gejalanya agar dapat memberikan dukungan yang tepat.

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog, menyebut, kecemasan saat anak saat awal masuk sekolah dapat terlihat melalui perubahan perilaku maupun keluhan fisik.

“Orangtua dan guru perlu mengenali tanda-tanda kecemasan anak pada masa awal masuk sekolah, ketika anak-anak harus beradaptasi dengan lingkungan baru,” beber Vera.

Simak tanda-tanda kecemasan pada anak yang perlu diperhatikan orangtua.

1.  Ingin Terus Ditemani Orangtua

Anak yang cemas biasanya enggan berpisah dengan orang tua. Mereka mungkin terus meminta ditemani di sekolah atau merasa takut saat harus ditinggal.

Perilaku ini menunjukkan bahwa anak masih berusaha mencari rasa aman dari figur yang paling dekat dengannya.

2.  Menangis Berlebihan atau Menolak Masuk Kelas

Tanda lainnyaa yang mudah dikenali adalah anak menangis terus-menerus saat harus berpisah dengan orangtua atau menolak memasuki ruang kelas.

Reaksi ini dapat muncul karena anak belum merasa aman di lingkungan yang baru dan masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

3.  Mengeluh Sakit perut atau Pusing sebelum Berangkat Sekolah

Kata Vera, kecemasan tidak selalu ditunjukkan melalui emosi, tetapi juga bisa muncul dalam bentuk keluhan fisik.

Anak dapat mengeluh sakit perut, mual, pusing, atau keluhan lainnya, padahal setelah diperiksa tidak ditemukan gangguan medis.

“Anak bisa mengeluh sakit perut, mual, pusing, atau keluhan fisik lain padahal tidak ada gangguan medis, terutama menjelang berangkat sekolah,” ucap Vera.

4.  Terus-menerus Menanyakan Hal Serupa

Bentuk kecemasan anak lainnya yaitu cenderung mencari kepastian secara berulang. Misalnya, mereka terus bertanya siapa yang akan menjemput, kapan orangtua datang, atau apakah orang tua benar-benar akan kembali setelah sekolah selesai.

5.  Sulit Berkonsentrasi dan Enggan Interaksi

Kecemasan bisa membuat anak kesulitan memusatkan perhatian saat belajar.

Selain itu, mereka juga mungkin menjadi lebih pendiam dan enggan berinteraksi dengan guru maupun teman-teman baru.

Akibatnya proses adaptasi di sekolah menjadi lebih lambat dibandingkan anak lain.

6.  Mudah Marah, Rewel

Perubahan emosi juga dapat menjadi sinyal bahwa anak sedang mengalami tekanan.

Menurut Vera, anak yang cemas bisa menjadi lebih mudah marah, lebih rewel, atau justru menarik diri dari lingkungan sekitar.

Sebagian anak bahkan kehilangan minat untuk bermain seperti biasanya.

Editor : Hernawati
tanda anak cemas anak cemas saat masuk sekolah sekolah anak sekolah