KALTIMPOST.ID - Cara membuat CV ATS Friendly menjadi salah satu hal yang wajib dipahami pencari kerja di era rekrutmen digital. Saat ini, banyak perusahaan memanfaatkan Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring dokumen lamaran secara otomatis sebelum sampai ke tangan tim Human Resources (HR).
Karena itu, CV ATS Friendly tidak cukup hanya tampil menarik. Isi, format, dan penggunaan kata kunci juga menjadi faktor penting agar dokumen dapat terbaca dengan baik oleh sistem dan memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke tahap berikutnya.
Bagi pelamar yang sedang menyusun cara membuat CV ATS Friendly, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa diterapkan. Mulai dari memilih format yang tepat hingga memastikan setiap informasi mudah dipindai oleh sistem rekrutmen.
CV ATS Friendly adalah curriculum vitae yang disusun agar mudah dibaca oleh Applicant Tracking System, yaitu perangkat lunak yang digunakan perusahaan untuk menyortir lamaran kerja secara otomatis.
Sistem ini akan mencari informasi penting, termasuk pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, hingga kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan posisi yang dilamar.
Cara Membuat CV ATS Friendly
Agar peluang lolos seleksi administrasi semakin besar, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyusun CV.
1. Gunakan Format yang Sederhana
Pilih desain yang bersih dan mudah dibaca. Hindari penggunaan tabel, kolom ganda, ikon, grafik, maupun gambar karena berpotensi membuat sistem ATS gagal membaca isi dokumen.
2. Cantumkan Informasi Pribadi Secara Jelas
Pastikan identitas ditulis lengkap, meliputi:
· Nama lengkap
· Nomor telepon aktif
· Alamat email profesional
· Domisili
· Tautan LinkedIn atau portofolio (jika tersedia)
Letakkan informasi tersebut di bagian atas agar mudah ditemukan.
3. Buat Ringkasan Profil Singkat
Tambahkan deskripsi singkat sekitar dua hingga empat kalimat yang menjelaskan pengalaman, kemampuan, dan tujuan karier. Bagian ini membantu HR memahami profil pelamar dalam waktu singkat.
4. Susun Pengalaman Kerja dari yang Terbaru
Tuliskan pengalaman kerja secara kronologis, dimulai dari pekerjaan terbaru. Sertakan informasi berikut:
· Nama perusahaan
· Jabatan
· Periode bekerja
· Tanggung jawab
· Pencapaian
Gunakan poin-poin agar isi CV lebih mudah dipindai.
5. Sesuaikan Kata Kunci dengan Lowongan
Salah satu bagian terpenting dalam cara membuat CV ATS Friendly adalah penggunaan kata kunci yang relevan dengan deskripsi pekerjaan.
Jika perusahaan mencari kandidat dengan kemampuan seperti SEO, Content Writing, Microsoft Excel, atau Data Analysis, cantumkan keterampilan tersebut apabila memang dikuasai.
6. Tuliskan Riwayat Pendidikan
Cantumkan informasi pendidikan secara ringkas, meliputi:
· Nama sekolah atau universitas
· Jurusan
· Tahun kelulusan
Data ini menjadi salah satu pertimbangan dasar dalam proses seleksi.
7. Pisahkan Hard Skill dan Soft Skill
Kelompokkan kemampuan agar lebih mudah dibaca.
Hard Skill:
· Microsoft Office
· Google Workspace
· Adobe Photoshop
· SEO
· Data Analysis
Soft Skill:
· Komunikasi
· Kerja sama tim
· Problem solving
· Manajemen waktu
8. Gunakan Font Standar
Pilih jenis huruf yang umum digunakan seperti Arial, Calibri, Helvetica, atau Times New Roman dengan ukuran sekitar 10-12 pt agar nyaman dibaca.
9. Simpan dalam Format yang Diminta
Format PDF menjadi pilihan yang paling sering digunakan karena tampilannya tetap konsisten. Namun, apabila perusahaan meminta dokumen dalam format DOCX, ikuti ketentuan tersebut.
10. Periksa Kembali Sebelum Mengirim
Sebelum mengirim lamaran, pastikan beberapa hal berikut sudah diperiksa:
· Tidak ada kesalahan penulisan.
· Seluruh data sudah benar.
· Tata letak rapi.
· Nomor telepon dan email masih aktif.
· Nama file profesional, misalnya CV_NamaLengkap.pdf.
Banyak pelamar mengira desain yang menarik menjadi kunci utama agar CV dilirik perusahaan. Padahal, dalam proses seleksi awal, sistem ATS lebih mengutamakan format yang sederhana, informasi yang lengkap, serta penggunaan kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan posisi.
Dengan menerapkan cara membuat CV ATS Friendly secara tepat, peluang dokumen lolos penyaringan otomatis dan diteruskan ke HR menjadi lebih besar.***
Editor : Dwi Puspitarini