KALTIMPOST.ID – Bangun kesiangan dan kepala terasa pusing? Tenang, kamu tidak sendirian, karena banyak orang juga mengalami hal yang sama, dan ternyata ada penjelasan secara ilmiahnya.
Kondisi bangun kesiangan yang diikuti kepala pusing ternyata bukan sekadar kebetulan. Ada beberapa penyebab yang berkaitan dengan ritme tidur, kualitas istirahat, hingga kondisi tubuh setelah tidur terlalu lama.
Meski terlihat sepele, bangun kesiangan secara berulang dapat mengganggu ritme alami tubuh. Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas, mengantuk, dan mengalami kepala pusing meski durasi tidurnya lebih panjang dari biasanya.
Baca Juga: Kamu Merasa Hidup Sekarang Terasa Lebih Berat? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Ada beberapa faktor yang membuat seseorang mengalami kepala pusing setelah bangun tidur lebih siang dari biasanya.
1. Ritme Tidur Menjadi Tidak Seimbang
Tubuh memiliki jam biologis atau ritme sirkadian yang mengatur kapan waktu tidur dan bangun.
Saat seseorang tidur lebih lama dari biasanya, ritme tidur dapat berubah. Otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sehingga muncul rasa pusing, lemas, atau masih mengantuk meski sudah terbangun.
2. Tubuh Mengalami Dehidrasi dan Gula Darah Menurun
Selama tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan maupun makanan dalam waktu cukup lama.
Jika durasi tidur semakin panjang, tubuh berisiko mengalami dehidrasi ringan dan kadar gula darah menurun. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aliran darah ke otak sehingga memicu kepala terasa ringan atau pusing setelah bangun.
Minum air putih setelah bangun tidur dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
3. Kualitas Tidur Tidak Selalu Lebih Baik
Tidur lebih lama bukan berarti kualitas tidur meningkat.
Banyak orang bangun kesiangan karena tidur terlalu larut malam. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan fase tidur nyenyak secara optimal sehingga saat bangun masih terasa lelah, tidak segar, dan kepala terasa berat.
4. Tekanan Darah Berubah Saat Bangun
Sebagian orang mengalami penurunan tekanan darah ketika berdiri terlalu cepat setelah tidur.
Kondisi yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik ini dapat menyebabkan kepala terasa pusing selama beberapa saat. Karena itu, disarankan bangun secara perlahan sebelum berdiri atau berjalan.
Baca Juga: Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Mungkin Ini Penyebabnya yang Gak Kamu Sadari
Cara Mengurangi Risiko Kepala Pusing Setelah Bangun Tidur
Agar tidak sering mengalami kepala pusing setelah bangun kesiangan, ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan, antara lain:
· Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
· Menghindari tidur terlalu larut malam.
· Membatasi tidur siang agar tidak terlalu lama.
· Minum air putih setelah bangun tidur.
· Bangun secara perlahan sebelum berdiri.
Jika kepala pusing terus berulang meski pola tidur sudah diperbaiki, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan lain yang menjadi penyebab keluhan tersebut.***
Editor : Dwi Puspitarini