KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Hadirnya foldable device pertama buatan Apple, iPhone Duo, menjadi salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian publik dalam ajang Apple Event di Apple Park. Kendati baru masuk ke pasar ponsel lipat, perangkat ini dinilai sudah matang dari segi desain, kualitas buatan (build quality), hingga pengalaman perangkat lunak (software).
Impresi awal tersebut diungkapkan oleh tech reviewer dari Bestindotech (BIT), Malvin Nathaniel, usai menjajal langsung unit iPhone Duo di lokasi peluncuran.
Baca Juga: iPhone 18 Pro hingga iPhone Duo Resmi Masuk Indonesia, Berapa Harganya?
"Bisa dibilang iPhone Duo terasa 'matang' dari impresi awal mencoba device tersebut," ujar Malvin.
Ia menilai, keunggulan utama iPhone Duo terletak pada kualitas layar dalam dan optimalisasi antarmuka (UI/UX). Apple dinilai berhasil menyajikan sistem operasi yang benar-benar dirancang khusus untuk layar lipat, bukan sekadar membesarkan tampilan iOS standar.
Baca Juga: iPhone Duo Resmi Meluncur: HP Lipat Pertama Apple Dibanderol Rp35 Juta, Ini Spek Gacornya
Detail animasi halus yang disematkan juga memberikan pengalaman penggunaan yang kuat, di samping konstruksi fisik ponsel yang kokoh. Dari sisi build quality dan kualitas inner screen, iPhone Duo disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di kategori foldable, meski berstatus sebagai produk generasi pertama.
Di balik berbagai kelebihannya, iPhone Duo tetap menyimpan sejumlah catatan kompromi. Bobot perangkat yang mencapai lebih dari 250 gram terasa cukup berat di genggaman, terutama saat para pesaing di industri Android justru berlomba membuat HP lipat yang lebih tipis dan ringan.
Baca Juga: Simak Daftar Harga iPhone 15, 16, dan 17 Terbaru Usai Turun Harga
Selain itu, keterbatasan khas rasio layar lipat juga masih ditemukan, seperti kurang optimalnya ruang vertikal saat digunakan untuk aktivitas membaca obrolan (chatting).
Meski berada di segmen harga premium, iPhone Duo dinilai berpotensi besar menggantikan fungsi dua perangkat sekaligus, yaitu kombinasi iPhone dan iPad mini. Perangkat ini diprediksi menjadi solusi praktis bagi pengguna yang membutuhkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu genggaman.(*)