KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG - Kadispora Mahakam Ulu (Mahulu) Yason Liah dalam wawancara terbaru memberikan gambaran mengenai persiapan event skala nasional Hudoq Pekayang yang akan dilaksanakan Disparpora Mahulu.
Sesuai perencanaan awal agenda tahunan itu dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 22 Oktober di Kampung Long Isun tahun ini.
Ia menjelaskan bahwa meskipun beberapa tantangan, termasuk banjir, sempat terjadi, persiapan tetap berjalan dengan baik.
"Kemarin memang ada banjir, tapi kami sudah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk memastikan semua tetap berjalan sesuai rencana," jelasnya saat ditemui usai Monev Pembangunan di Kecamatan Long Hubung dan Laham, Rabu (9/10).
Liah juga menekankan pentingnya memastikan kelengkapan sarana pendukung dan akomodasi bagi para tamu.
"Saat ini, kami telah memastikan bahwa 95 persen persiapan sudah selesai. Tempat acara, akomodasi, dan fasilitas pendukung sudah tersedia. Kami juga akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan semuanya berjalan lancar," tambahnya.
Baca Juga: Besar Manfaatnya bagi Masyarakat, Bupati Mahulu Ajak Masyarakat Dukung Paslon Pro Dana Desa
Selain itu, ia menyebutkan bahwa Dinas Perhubungan akan memfasilitasi mobilisasi tamu dari berbagai daerah, termasuk dari provinsi dan kementerian.
"Seluruh stakeholder, termasuk pemerintah kabupaten, telah diberi peran masing-masing. Ini bukan hanya event lokal, tetapi event nasional yang melibatkan banyak pihak," kata Yason Liah.
Terkait potensi cuaca buruk, Liah menjelaskan bahwa mitigasi telah dipersiapkan, termasuk relokasi acara jika diperlukan.
"Event ini outdoor, jadi jika terjadi bencana alam, kami akan menyesuaikan. Namun, kami berharap semua berjalan sesuai rencana," ucapnya.
Event tersebut merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara yang ditargetkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara.
"Kami berharap event ini tidak hanya sukses secara pelaksanaan, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan untuk terus berkunjung ke Mahulu," tutupnya. (*)
Editor : Thomas Priyandoko