Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ricuh! Begini Kronologi Wajah Eks Pangkostrad Edy Rahmayadi Kena Lemparan Botol oleh Pendukung Bobby Usai Pulang Debat

Hernawati • Jumat, 8 November 2024 | 07:47 WIB

 

Edy Rahmayadi, calon gubernur Sumatra Utara (Sumut) dilempari botol air oleh para pendukung Bobby.
Edy Rahmayadi, calon gubernur Sumatra Utara (Sumut) dilempari botol air oleh para pendukung Bobby.

KALTIMPOST.ID, Debat publik calon gubernur-wakil gubernur antara Bobby Nasution-Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri yang berlangsung panas memicu aksi tak pantas dari para pendukung Bobby Nasution-Surya.

Setelah debat selesai, Edy Rahmayadi jadi korban pelemparan botol pada Rabu (6/11).

Juru Bicara Tim Pemenangan Edy-Hasan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan, pada saat itu, ketika keluar dari Hotel Santika Dyandra, Edy memilih berjalan kaki pulang untuk menyapa para pendukungnya.

Namun, ketika melintas di Jalan Pengadilan, Edy dan rombongan bertemu dengan para pendukung Bobby-Surya. Para pendukung yang memakai baju putih bergambar pasangan Bobby-Surya mencoba mendekati Edy dan pendukungnya.

Selain berteriak, juga melempari Edy dengan botol air mineral dan mengenai wajah mantan Pangkostrad tersebut.

Nah sewaktu berjalan kaki itu para pendukung ada di kiri kanan itu ya. Jadi waktu itu ada lemparan mengarah Pak Edy, setelah ada lemparan yang mengarah ke Pak Edy, teman-teman pun langsung memproteksi, berikan perlindungan. Lalu yang juga kena lemparan botol air mineral itu yang menggunakan seragam pocong, itu yang kena kepalanya,” ujarnya.

Ketegangan pun semakin memuncak. Pendukung Edy tak lantas diam. Muncul aksi balasan dari pendukung Edy dengan melempari botol minuman. Kedua kelompok pendukung pun saling dorong, bahkan saat itu ada yang melempari batu ke mobil yang ditumpangi Bobby Nasution.

Sutrisno menyebut sangat menyayangkan terhadap kinerja polisi yang tidak sigap mengondusifkan keadaan.

Atas peristiwa tersebut, Tim Hukum Edy-Hasan akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polda Sumut.

Laporan tim hukum Edy ke Polda Sumut bernomor 008/Tim Hukum/ER-HBS/K/X/2024. Surat pengaduan itu diterima Sekretariat Umum Polda Sumut.

Ketua Tim Hukum Edy-Hasan, Yance Aswin meminta ke kapolda agar mengusut kasus ini.

“Jadi terkait laporan kita ini, minta ketegasan dari pihak polda untuk mengusut peristiwa tadi malam. Paslon kita Pak Edy terkena lemparan botol Aqua dan kena mukanya setelah selesai debat,” kata Yance.

Yance menyebut peristiwa ini bukan main-main karena Edy merupakan mantan Pangkostrad, tentu akan memancing keributan yang lebih besar.

“Jutaan relawan Edy akan bergerak jika kapolda tidak tangkap pelakunya dalam 3x24 jam. Ingat ya beliau ini letnan jenderal, kalau ini terus terjadi bisa marah itu anak purnawirawan dan ABRI. Perilaku ini tidak dibenarkan. Saya berulangkali ingatkan pengamanan melekat,” ujarnya.

“Kami minta kapolda tangkap pelakunya. Jelas ini Bobby Lovers, karena memakai baju Bobby Lovers, itu sah pasti. Ada videonya, ada bendera ada baju,” sambungnya.

Editor : Hernawati
#bobby nasution #polda sumut #eddy rahmayadi #Bobby Lovers #Pilgub Sumut 2024 #debat pilgub