Dilansir dari laman X Daily Iran Millitary, Iran luncurkan rudal Sejjil dalam dua tahap dengan menyasar target-target penting dan strategis di Israel.
Menurut informasi dari berbagai sumber, ledakan Rudal Sejjil dapat menimbulkan kerusakan luas dalam radius ratusan meter.
Di antaranya penghancuran fasilitas, kendaraan tempur, dan benteng pertahanan. Efek fragmentasi dapat melumpuhkan personel di area sekitar ledakan.
Apa Itu Rudal Sejjil?
Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) buatan dalam negeri Iran yang memiliki kemampuan sangat mumpuni.
Rudal ini menggunakan bahan bakar padat dua tahap, membuatnya dapat diluncurkan dalam waktu singkat tanpa perlu pengisian bahan bakar yang lama.
Memiliki jangkauan hingga 2.000–2.500 kilometer, menjangkau seluruh Israel dan bahkan sebagian Eropa Selatan.
Memiliki panjang sekitar 18 meter dan berat sekitar 22,5 ton. Dapat membawa hulu ledak konvensional seberat 500 hingga 1.000 kilogram, termasuk jenis fragmentasi dan high-explosive.
Rudal Sejjil dikenal memiliki kecepatan tinggi, bahkan bisa mencapai Mach 12 hingga Mach 14 (sekitar 14.000–17.000 km/jam) saat memasuki atmosfer kembali menuju target.
Kecepatan luar biasa ini menjadikannya sulit dideteksi dan dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh seperti Iron Dome, Patriot, atau Arrow.
Kenapa Sejjil Dijuluki Dancing Missile?
Dalam sejumlah video uji coba, lintasan rudal Sejjil tampak tidak lurus. Ini disebabkan oleh kemampuan manuver aktif (post-boost maneuvering) yang membuatnya tampak “menari” di langit.
Manuver ini bukan sekadar estetika, tapi strategi militer: mengacaukan prediksi sistem intersepsi musuh, dan meningkatkan peluang rudal mencapai sasarannya.
Julukan “Dancing Missile” pun muncul di kalangan netizen global, seiring dengan visual dramatis saat rudal ini membelah langit dengan jejak asap yang mencolok.
Tidak seperti rudal-rudal Shahab generasi lama yang berbahan bakar cair, Sejjil adalah puncak kemajuan teknologi rudal Iran.
Keunggulan utamanya antara lain lebih cepat diluncurkan, lebih sulit dideteksi satelit, lebih mudah dimobilisasi karena menggunakan peluncur truk (TEL), memiliki akurasi tinggi dengan estimasi deviasi kurang dari 50 meter. (*)
| Spesifikasi | Data Teknis |
| Jenis | Rudal Balistik Jarak Menengah |
| Panjang | ±18 meter |
| Berat peluncuran | ±22,5 ton |
| Bahan bakar | Padat, dua tahap |
| Jangkauan | 2.000 – 2.500 km |
| Kecepatan | maksimum Mach 12 – 14 |
| Muatan hulu ledak | 500 – 1.000 kg |
| Akurasi | ±50 meter CEP |
| Peluncur | Truk peluncur (TEL) |