Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gara-Gara Drakor S Line, Tren Garis Merah di Atas Kepala Viral di TikTok, Kok Banyak Orang Merasa Risih?

Dwi Puspitarini • Sabtu, 19 Juli 2025 | 11:55 WIB

 

Tren garis merah di atas kepala yang terinspirasi dari drakor S Line viral di TikTok.
Tren garis merah di atas kepala yang terinspirasi dari drakor S Line viral di TikTok.

KALTIMPOST.ID, Tak butuh waktu lama bagi drama Korea S Line untuk meninggalkan jejak di luar layar.

Sejak tayang 11 Juli 2025, serial bergenre thriller fantasi ini tak hanya memicu antusiasme penggemar, tapi juga melahirkan tren baru di TikTok yang mengundang tanda tanya besar, yaitu tren garis merah di atas kepala.

Efek visual ini merepresentasikan jumlah pasangan seksual yang pernah dimiliki seseorang—sebuah konsep yang diambil langsung dari cerita dalam drama.

Di sana, garis merah disebut “S Line” (Sex Line), sebuah benang tak kasat mata yang bisa dilihat oleh karakter utama melalui kemampuan khusus.

Kini, lewat filter TikTok, garis merah itu muncul nyata di kepala pengguna. Banyak yang menggunakannya untuk "lucu-lucuan", sambil mengikuti audio viral dan menunjukkan jumlah garis yang mereka punya. Tapi... apakah tren ini benar-benar sebatas hiburan?

 Baca Juga: Jangan Lewatkan! Jadwal Tayang Drakor S Line, Serial Thriller Fantasi yang Beda dari yang Lain

Di dalam drama, S Line adalah bagian dari dunia misteri dan fiksi. Namun, ketika konsep ini diadopsi ke dunia nyata lewat media sosial, maknanya jadi sangat berbeda.

Garis merah itu bukan lagi simbol naratif, melainkan bentuk pengungkapan pengalaman seksual secara terang-terangan.

Tren ini memancing reaksi keras dari warganet dan psikolog. Berikut beberapa dampak negatif yang banyak disorot:

  1. Stigma Sosial di Masyarakat Konservatif

Di Indonesia, topik seputar aktivitas seksual masih dianggap sensitif. Ketika seseorang secara terbuka menunjukkan “jumlah garis merah” di kepala mereka, bisa jadi justru membuka ruang untuk penghakiman sosial, terutama dari lingkungan sekitar yang masih memegang nilai-nilai ketat soal kesopanan dan etika.

  1. Budaya Oversharing

Fenomena ini juga dianggap sebagai bentuk normalisasi berbagi hal pribadi secara berlebihan.

Generasi muda menjadi lebih terbiasa menampilkan aspek hidup yang sebenarnya bersifat privat, tanpa memikirkan dampaknya di masa depan.

  1. Tekanan Konformitas & FOMO

Seperti tren media sosial lainnya, efek Fear of Missing Out (FOMO) membuat banyak remaja merasa harus ikut agar tak ketinggalan.

Bahkan jika mereka tak nyaman, dorongan untuk terlihat “in” di dunia maya bisa mengalahkan akal sehat.

Penelitian Przybylski et al. (2013) menunjukkan bahwa FOMO berkaitan dengan kecemasan tinggi dan kepuasan hidup yang menurun, terutama di kalangan pengguna media sosial muda.

  1. Mengganggu Pembentukan Jati Diri

Menurut teori psikososial Erik Erikson, masa remaja adalah masa krusial dalam membentuk identitas.

Jika pengalaman seksual dijadikan alat ukur nilai diri di ruang digital, konsep diri remaja bisa terganggu, dan berdampak pada bagaimana mereka memandang diri sendiri dan relasi antar manusia.

 Baca Juga: Wow! Film Demon Slayer Terbaru Pecahkan Rekor Jepang dalam 24 Jam, Kok Bisa?

Sebagian pengguna menganggap tren ini sekadar hiburan visual. Tapi kenyataannya, tren media sosial selalu punya efek lebih dalam dari yang terlihat.

Apa yang viral hari ini, bisa membentuk budaya dan kebiasaan generasi berikutnya.

Media sosial tak lagi hanya soal “konten”, tapi juga soal nilai, batas, dan privasi yang ikut berubah karenanya.

Tren S Line di TikTok menjadi bukti betapa kuatnya pengaruh budaya populer terhadap cara kita mengekspresikan diri.

Tapi ketika rahasia pribadi berubah jadi hiburan publik, kita patut bertanya, apa batas sehat antara keterbukaan dan kebablasan?

Mengikuti tren boleh, tapi jangan sampai kita kehilangan kendali atas apa yang seharusnya jadi milik pribadi. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#garis merah #tren media sosial terbaru #filter tiktok #Drakor S Line #garis merah di kepala #Tren S Line #wavve #Tren TikTok terbaru