Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Heboh, Data Pribadi Warga RI Diobral ke AS, Jadi Bagian Kesepakatan Tarif Dagang?

Hernawati • Kamis, 24 Juli 2025 | 10:02 WIB
Ilustrasi data pribadi masyarakat Indonesia yang diberikan pada Amerika Serikat.
Ilustrasi data pribadi masyarakat Indonesia yang diberikan pada Amerika Serikat.

KALTIMPOST.ID, Kesepakatan perdagangan baru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang baru-baru ini diumumkan Gedung Putih pada Selasa (22/7) sempat jadi sorotan publik.

Di mana dari kesepakatan tersebut, menghasilkan keputusan bahwa Indonesia diberikan tarif impor senilai 19 persen, sedangkan Amerika mendapatkan akses penuh terhadap seluruh sektor di Indonesia.

Namun, rupanya hal itu tak cukup. Pasalnya, dalam kesepakatan baru itu terungkap bahwa Indonesia bersedia menyerahkan data pribadi warganya ke Amerika.

Informasi ini diketahui dari unggahan yang dibagikan akun Instagram @undercover.id pada 23 Juli.

Dalam unggahannya, dijelaskan pemerintah menyerahkan pengelolaan data pribadi masyarakat Indonesia kepada Amerika.

Hal ini telah tertuang dalam Lembar Fakta yang bertajuk Amerika Serikat dan Indonesia Mencapai Kesepakatan Perdagangan Bersejarah.

“Indonesia akan memberikan kepastian terkait kemampuan untuk memindahkan data pribadi dari wilayahnya ke Amerika Serikat melalui pengakuan Amerika Serikat sebagai negara atau yurisdiksi yang menyediakan perlindungan data yang memadai,” tulis Gedung Putih.

Diungkapkan pula, perusahaan-perusahaan Amerika telah upayakan reformasi untuk meningkatkan pengelolaan perlindungan data pribadi selama bertahun-tahun.

Namun, meski diberikan pada Amerika, pengelolaan data pribadi masyarakat tersebut tetap dilakukan berdasarkan hukum terkait perlindungan data pribadi yang berlaku di Indonesia.

Terkait unggahan ini, tentunya memicu kegaduhan luar biasa di tengah masyarakat. Banyak warganet ikut berkomentar atas kabar tersebut.

“Dalam era globalisasi, kerja sama adalah jembatan, namun kedaulatan adalah fondasinya. Jangan biarkan demi keuntungan sesaat, masa depan privasi anak bangsa digadaikan,” kata warganet.

“Subhanallah…data pribadi itu privasi, harusnya negara Indonesia memberi jaminan keamanan data pribadi rakyatnya,” timpal warganet lainnya.

“Sampai data rakyat pribadi pun dijual,” ujar warganet.

Editor : Hernawati
#gedung putih #indonesia #kesepakatan perdagangan #amerika serikat #as #data pribadi #wni #RI