Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Buntut Kasus Bupati Pati, Istana Ingatkan Pejabat Publik agar Tidak Arogan

Muhammad Aufal Fresky • Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:32 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

 

KALTIMPOST.ID, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Juru Bicara Presiden RI, mewanti-wanti seluruh pejabat publik agar tidak arogan, terutama dalam mengeluarkan kebijakan yang bisa memancing reaksi masyarakat.

Pernyataan pihak Istana tersebut merupakan buntut dari kasus Bupati Kabupaten Pati, Sadewo, yang sebelumnya menetapkan kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pati hingga 250 persen.

Kebijakan tersebut mendapat penolakan keras dari masyarakat Pati karena dinilai sangat memberatkan dan tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu.

Baca Juga: Sri Mulyani Bikin Heboh! Sebut Bayar Pajak Sama Mulianya dengan Bayar Zakat

Meskipun pada akhirnya Bupati Sadewo membatalkan kebijakan tersebut, warga Pati masih banyak yang kecewa dan memintanya mundur sebagai pimpinan tertinggi di Pati.

Bahkan, pada hari Rabu (13/8) kemarin, ratusan ribu massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi besar-besaran menuntut Sadewo mundur.

Aksi tersebut juga sempat diwarnai kericuhan saat Bupati Sadewo muncul ke tengah-tengah demonstran. Ada mobil yang dibakar, dan Sadewo dilempar sandal oleh demonstran.

Baca Juga: KPK Usut Aktor di Balik Terbitnya SK Menag Mengenai Pembagian Tambahan Kuota Haji

Terkait hal itu, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/8), seperti yang dilansir Antaranews.com, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menyayangkan kericuhan saat demonstrasi berlangsung.

Prasetyo menambahkan, ia menghormati unjuk rasa yang digelar. Kendati demikian, ia meminta seluruh pihak menahan diri.

“Selaku pemerintah pusat, kami menaruh perhatian dan memohon semua pihak menahan diri. Bapak Bupati juga secara personal, kami berkomunikasi. Kemudian saya juga memonitor terus, berkomunikasi dengan Bapak Gubernur Jawa Tengah. Semoga kita bisa cari jalan keluar terbaik,” pungkas Prasetyo. (*)

Editor : Almasrifah
#arogan #Prasetyo Hadi #pati #kebijakan #pejabat publik #Sadewo