KALTIMPOST.ID, Nama Chairul Tanjung mendadak jadi sorotan setelah stasiun televisi miliknya, Trans7, diterpa kontroversi. Tayangan di Trans7 dianggap menyinggung ulama dan santri, hingga memicu gelombang protes warganet dengan tagar #BoikotTrans7 yang viral di media sosial.
Namun, di balik sorotan negatif itu, Chairul Tanjung bukan sosok sembarangan. Pria kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962, ini merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai Rp86 triliun (sekitar US$5,6 miliar), menurut data Forbes 2024. Kekayaannya menempatkan Chairul sebagai tokoh bisnis papan atas yang disegani di Tanah Air.
Baca Juga: Setelah Diboikot Netizen, Trans7 Akhirnya Minta Maaf Resmi Usai Tayangan Singgung Pesantren
Chairul Tanjung adalah pendiri dan pemilik CT Corp, konglomerasi besar yang membawahi berbagai bisnis mulai dari media, ritel, hingga perbankan. Di sektor media, melalui anak perusahaan Trans Media, ia mengelola stasiun-stasiun ternama seperti Trans TV, Trans7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia. Di sektor ritel, ia menguasai Transmart dan Carrefour, sementara di perbankan memiliki Bank Mega.
Kekayaannya yang fantastis membuat publik terkesima, apalagi saat kontroversi yang menimpa Trans7 sedang memanas. Meski begitu, Chairul Tanjung dikenal lihai menjaga citra bisnisnya dan tetap menjadi tokoh berpengaruh di dunia usaha.
Baca Juga: Viral #BoikotTrans7! Ini Deretan Fakta Kenapa Warganet Geram dan Serbu Medsos Trans7
Kini, banyak mata tertuju pada langkah yang akan diambil Chairul dan manajemen Trans7 untuk meredakan ketegangan. Publik menunggu apakah stasiun televisi ini akan memberikan klarifikasi lebih lanjut atau mengambil tindakan konkret agar kepercayaan masyarakat kembali pulih.
Di tengah kontroversi, sosok Chairul Tanjung membuktikan bahwa kekuatan bisnis dan reputasi bisa berjalan beriringan, bahkan saat diterpa isu sensitif yang memicu kemarahan publik.
Editor : Ilmidza