Ia melontarkan pernyataan itu ketika mengadakan kegiatan bertajuk 'Silaturahmi dan Diskusi Palestina' bersama Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP), Syeikh Dr. Ahed Abu Al Atta di kantor DPP PBB, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).
"Adanya aliansi partai politik untuk mendukung rakyat Palestina kami sangat sambut baik. Mungkin kami akan berkomunikasi dengan partai lain untuk mendukung aliansi ini," jelas Gugum, seperti yang dilansir laman JawaPos.com.
Ia juga menilai, langkah nyata sudah dilakukan PBB dengan membentuk bidang khusus yang menangani isu Palestina. Karena itu, pihaknya berencana menjalin komunikasi dengan partai politik lain untuk menggelorakan kedaulatan Palestina, sebagaimana amanat konstitusi.
“Alhamdulillah, untuk Komite Palestina di internal partai kami sudah ada bidang khusus, yaitu Bidang Isu Palestina, Keumatan, dan Dunia Islam," ujarnya.
Selaras dengan itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Yuri Kemal Fadlullah, mengingatkan supaya inisiatif ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik semata. Karena itu, pihaknya akan mengomunikasikan usulan pembentukan komite lintas partai itu kepada sejumlah sekretaris jenderal partai politik lainnya agar dapat diwujudkan dalam waktu dekat.
“Jangan sampai niat yang mulia dimanfaatkan untuk pencitraan atau dipolitisir,” tegas Yuri.
Sementara, Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP), Syeikh Ahed Abu Al Atta mengatakan, berlanjutnya penjajahan Israel dengan kebijakan kolonial dan agresif telah menimbulkan penderitaan luar biasa bagi rakyat Palestina, terutama di jalur Gaza. Ia menyebut, situasi itu sebagai fase baru penindasan dan genosida.
“Realitas berdarah dan tragis ini menyingkap keberpihakan terang-terangan negara-negara besar barat terhadap penjajahan, sementara dunia internasional memilih diam yang memalukan atas penderitaan rakyat Palestina,” ucap Syeikh Ahed.
Kendatipun demikian, ia menilai bahwa saat ini mulai tumbuh geliat dukungan dari berbagai elemen masyarakat sipil dan lembaga resmi di berbagai negara, yang menegaskan posisi bersama untuk melawan penjajahan serta memperjuangkan Palestina atas dasar keadilan, martabat, dan hak menentukan nasib sendiri.
Dalam konteks itu, tambah Syeikh Ahed, partai politik di negara-negara merdeka, termasuk Indonesia, perlu memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat gerakan politik pro Palestina.
“Berdasarkan hal itu, YPSP menyampaikan dua usulan kepada Partai Bulan Bintang, yakni membentuk Komite Palestina di internal partai serta menggagas aliansi partai-partai politik Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina,” tutup Syeikh Ahed.
Editor : Uways Alqadrie