Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Purbaya Yudhi Sadewa Blak-blakan: Asing Hanya Mau Manfaatkan Kue Pertumbuhan Kita

Dwi Puspitarini • Senin, 3 November 2025 | 14:58 WIB

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

 

KALTIMPOST.ID, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikapnya terhadap arus investasi asing di Indonesia.

Ia menolak pandangan bahwa pemerintah harus "memohon" kepada investor luar negeri demi menumbuhkan ekonomi nasional.

“Saya ngundang investor asing enggak? Ya ngundang, tapi saya enggak akan memohon-mohon. Kenapa? Saya percaya asing enggak akan membangun negara kita. Mereka datang ke sini hanya untuk memanfaatkan kue pertumbuhan ekonomi,” tegas Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI, di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, investor asing hanyalah pihak yang ingin menikmati hasil dari pembangunan ekonomi Indonesia, bukan motor utama yang akan membantu bangsa ini tumbuh.

Alih-alih sibuk menarik perhatian investor asing, Purbaya menegaskan pemerintah akan fokus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sehat dari dalam negeri.

Dengan begitu, para investor justru akan datang sendiri ketika melihat potensi yang kuat.

“Kalau mau ngundang investor asing ke sini ya kita ciptakan kuenya. Mereka pasti masuk. Saya manfaatkan itu untuk mendorong ekonomi kita agar tumbuh lebih cepat lagi,” ujarnya.

Purbaya menekankan, pemerintah tak akan sembarangan membuka keran investasi untuk semua sektor.

Ia ingin hanya investasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan memiliki efek lanjutan seperti transfer teknologi atau peningkatan produktivitas.

“Pasti akan saya cari yang ada spill over teknologinya. Kalau cuma tukang jahit baju aja, enggak usah diundang ke sini. Sudah banyak di sini. Yang kita punya enggak usah dibuka, tapi yang kita enggak punya kita buka. Itu strategi kita ke depan,” papar Purbaya.

Meski urusan investasi bukan sepenuhnya menjadi ranah Kementerian Keuangan, Purbaya menegaskan bahwa ia tetap memiliki alat untuk memastikan investasi yang masuk benar-benar bermanfaat bagi ekonomi nasional.

“Saya punya instrumen pajak, instrumen tarif. Kita kerjain dari situ kalau mereka ngotot,” ujarnya dengan nada tegas.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa realisasi investasi di kuartal III 2025 mencapai Rp 491,4 triliun, naik 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah itu, investasi asing (PMA) menyumbang 43,1 persen atau sekitar Rp 212 triliun, sementara investasi dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 279,4 triliun atau 56,9 persen. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#pma #pertumbuhan ekonomi #Purbaya Yudhi Sadewa #menteri keuangan #investor asing #kebijakan investasi