Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kakak Korban Ledakan SMAN 72 Ambil Barang, Ungkap Kondisi dan Keterangan Bom

Ari Arief • Sabtu, 8 November 2025 | 18:45 WIB

KELUARGA: Muhammad Nur Karim salah satu anggota keluarga korban ledakan di SMAN 72 Jakarta.
KELUARGA: Muhammad Nur Karim salah satu anggota keluarga korban ledakan di SMAN 72 Jakarta.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA -Muhamad Nur Karim (26), kakak kandung dari salah satu korban ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, mengunjungi lokasi kejadian pada Sabtu (8/11).

Kedatangan Karim bertujuan untuk mengambil barang-barang milik adiknya, yang berinisial ZA (kelas XI D), seperti tas dan sepeda motor yang masih tertinggal di area sekolah. Namun, ia tidak diizinkan masuk ke dalam gedung SMAN 72 Jakarta saat itu.

Kepada wartawan, Karim menjelaskan bahwa adiknya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih. "Kondisi korban, sekarang sudah stabil. Tadinya sih masih kritis. Baru dikabarkan membaik tadi jam 9 (pagi)," kata Karim di lokasi.

Ia menuturkan, adiknya mengalami luka bakar di bagian wajah dan hingga kini belum bisa membuka mata, sehingga sulit untuk diajak berkomunikasi. Karim pertama kali mengetahui bahwa adiknya menjadi korban ledakan setelah dihubungi oleh wali kelas. Semula, ia menduga ledakan tersebut berasal dari sound system .

Baca Juga: Bukan Hanya Luka Fisik, KPAI Soroti Bom Waktu Trauma Psikologis Siswa SMAN 72 Jakarta

“Awalnya ada ledakan, ledakannya itu sound system . Karena saya pikir, ' wah ini sound system beneran .' Ternyata ketika saya cek di rumah sakit, kok ' wah ini darahnya banyak banget di lantainya, begitu," ungkapnya.

Setelah melihat kondisi adiknya, ia mulai curiga. ' Wah , ini enggak mungkin sound systemnya dong , gitu deh .' Nah , terus saya tanya lebih dalam kepada wali kelasnya, 'Oh maaf Kak, ini sebenarnya bukan ini, tapi ada bom,' gitu ," sambungnya.

Ditemukan Serpihan dan Paketan Berbentuk Kaleng Soda

Keyakinan Karim mengenai kejadian bom ini diperkuat dengan informasi ditemukannya sebuah paketan yang menyerupai kaleng minuman soda.

Baca Juga: Update Ledakan SMAN 72, 29 Korban Masih Dirawat, Polisi Temukan Bukti Serbuk Pemicu

"Ada ditemukan, soalnya tadi ditemukan barang bukti ada airsoft gun gitu , sama ada paketan yang kayak berbentuk bom gitu . Ada juga yang paketan bom kayak berbentuk kaleng gitu , kaleng soda itu," jelasnya.

Adiknya yang sempat kritis langsung menjalani operasi di RSIJ Cempaka Putih sejak Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, karena banyaknya serpihan kaca dan paku yang menancap di sekujur tubuh korban.

"Kritis. Jadi dikabarkan oleh dokter itu masih tidak sadarkan diri, kondisinya masih ngedrop parah gitu ... Saya sampai pagi, itu jam 9 baru dikabarkan kondisi sudah mulai stabil," ceritanya. "Iya, operasi semua. Soalnya banyak serpihan di badannya itu, ada kayak paku, serpihan itu kayak kaca, seng, kayak gitu-gitu deh ," imbuhnya.

 Baca Juga: Kronologi Mencekam Kelahiran di SMAN 72 Kelapa Gading, Siswa Panik Berhamburan!

Saat kejadian, adiknya berada di barisan ( shaf ) ketiga bersama seorang murid kelas XII berinisial K.

Permintaan Agar Kasus Diusut Tuntas dan Isu Bullying

Karim berharap peristiwa tragis seperti ini tidak terulang dan meminta agar kasus ini diusut tuntas. Ia juga menyoroti adanya informasi mengenai korban bullying.

"Ya, harapannya sih diusut tuntas ya. Semoga gitu , nggak ada kejadian kayak gini lagi. Misalnya ada pembulian gitu ya, kalau ada pembulian ya dijelasin gitu kenapa. Kalau misalnya korbannya juga ditekan dari rumah, ya mohonlah untuk kepada orang tua lebih mengerti kepada anak gitu ," simpulnya.

Editor : Uways Alqadrie
#bom #luka bakar #serpihan #SMAN 72