Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

OTT KPK di Ponorogo: Tak Hanya Bupati, Sekda, Dirut RSUD hingga Adik Bupati Turut Diamankan

Ari Arief • Sabtu, 8 November 2025 | 18:41 WIB

OTT: KPK saat melakukan OTT kepada Bupati Ponorogo, Jatim, dan sejumlah pihak lain.
OTT: KPK saat melakukan OTT kepada Bupati Ponorogo, Jatim, dan sejumlah pihak lain.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Ponorogo, Jawa Timur , pada Jumat, 7 November 2025. Dalam operasi senyap tersebut, KPK berhasil mengamankan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko , dan belasan pihak lain.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo , membenarkan bahwa operasi ini menjaring tidak hanya bupati, tetapi juga beberapa pihak penting lainnya yang kini telah dibawa ke Jakarta.

“Pihak-pihak yang diamankan dan dibawa ke Jakarta pagi ini meliputi Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Direktur Utama (Dirut) RSUD, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Setda, dan tiga pihak swasta. Salah satunya adik Bupati,” ungkap Budi saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/11).

Baca Juga: 14 Hari Setelah ke Gedung KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT

Total ada 13 orang yang ditangkap dalam OTT tersebut. Budi menambahkan, seluruh pihak yang terjaring telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 08.00 WIB pagi untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto , yang sebelumnya memberikan konfirmasi singkat pada Jumat (7/11/2025), membenarkan bahwa Bupati Ponorogo langsung diperiksa oleh penyidik.

Fitroh juga mengungkapkan bahwa kasus yang melatarbelakangi operasi ini diperkirakan berkaitan dengan praktik mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kabupaten Ponorogo.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari 13 orang yang diamankan, termasuk Bupati Sugiri Sancoko.(*)

Editor : Uways Alqadrie
#Bupati Ponorogo #kpk #Sugiri Sancoko #ott