KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Rapat Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada Kamis (4/12) diwarnai kritik tajam dari anggota dewan.
Legislator PKS Rahmat Saleh menegaskan pejabat yang tidak sanggup menangani persoalan bencana sebaiknya berani mengambil sikap mengundurkan diri.
Rahmat menyoroti besarnya dampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang menelan ratusan korban jiwa.
“Satu nyawa sangat berarti. Data kemarin hampir 765 orang meninggal dan ratusan lainnya masih belum ditemukan. Ini bencana besar,” ujarnya.
Ia mencontohkan sikap pejabat di Filipina yang memilih mundur karena merasa tidak mampu mengatasi banjir di negaranya.
Menurutnya, mundur dari jabatan bukanlah hal tercela ketika seorang menteri tak sanggup menjalankan tanggung jawabnya dalam penanganan bencana.
Berdasarkan data BNPB per Rabu (3/12), korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 770 jiwa, 463 orang dinyatakan hilang, dan lebih dari 2,1 juta warga terpaksa mengungsi.
Editor : Thomas Priyandoko