Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jakarta Timur Terkepung, 15 RT Terendam Hingga 80 Cm, Ciliwung Meluap Setelah Hujan Deras

Ari Arief • Minggu, 7 Desember 2025 | 16:57 WIB

TERENDAM: Banjir tak hanya melanda Sumatra, tetapi juga di Jakarta. Terdapat 15 RT yang terendam.
TERENDAM: Banjir tak hanya melanda Sumatra, tetapi juga di Jakarta. Terdapat 15 RT yang terendam.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Setidaknya 15 Rukun Tetangga (RT) di kawasan Jakarta Timur dilaporkan terendam banjir sebagai dampak dari curah hujan yang intensitasnya tinggi dan meluapnya air Kali Ciliwung. Ketinggian genangan di beberapa titik mencapai hingga 80 sentimeter.

"Per pukul 09.00 WIB, tercatat 15 RT yang masih tergenang banjir," ujar Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Yohan menjelaskan, banjir ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan volume air di Kali Ciliwung meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.

Ketinggian air yang merendam permukiman bervariasi, mulai dari 30 sentimeter di titik terendah hingga mencapai 80 sentimeter di titik terdalam.

Baca Juga: Kodam VI/Mulawarman Ikut Membantu Korban Bencana Sumatra, Empat Truk yang Mengangkut Sembako Telah Diterima BNPB di Jakarta

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke lapangan untuk terus memantau kondisi genangan air di setiap area. Pihak BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air yang menggenang.

"Kami juga memastikan semua saluran air (tali-tali air) dapat berfungsi secara optimal agar genangan air dapat surut dalam waktu yang lebih cepat," tambahnya.

Berikut adalah rincian data 15 RT di Jakarta Timur yang terdampak genangan air Kelurahan Bidara Cina, tiga RT, ketinggian 30-35 cm; Kelurahan Kampung Melayu, empat RT, ketinggian 80 cm; Kelurahan Cawang, lima RT, ketinggian 80 cm; Kelurahan Cililitan, tiga RT, ketinggian 50 cm.

"Penyebab utamanya adalah curah hujan yang tinggi ditambah luapan dari Kali Ciliwung, dan penanganannya saat ini masih berlangsung," tutup Yohan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menghimbau seluruh warga Jakarta untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan air yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

Bila menghadapi situasi darurat, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan telepon darurat 112. Layanan ini dapat diakses secara gratis dan beroperasi 24 jam sehari.(*)

Editor : Hernawati
#hujan #banjir #kali ciliwung #jakarta timur