KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Peristiwa mengejutkan terjadi di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (25/12). Seorang pria dilaporkan nekat melompat dari lantai atas masjid. Aksi berbahaya tersebut mengakibatkan seorang petugas keamanan (askar) mengalami luka-luka karena tertimpa saat berupaya menahan jatuhnya pria tersebut.
Mengutip laporan dari Saudi Gazette dan Inside the Haramain, Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram mengonfirmasi bahwa kedua orang tersebut telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Kedua korban langsung dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis yang intensif. Saat ini, prosedur hukum terkait kejadian tersebut tengah diselesaikan oleh pihak berwenang," tulis pernyataan resmi dari otoritas keamanan setempat.
Menanggapi peristiwa ini, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, Presiden Urusan Agama di Dua Masjid Suci, memberikan peringatan keras kepada seluruh jamaah. Ia meminta pengunjung untuk senantiasa menghormati kesucian tempat ibadah dan tetap fokus pada tujuan utama datang ke Tanah Suci, yakni beribadah dengan tata krama yang benar.
Syekh Al-Sudais menegaskan bahwa tindakan mengakhiri hidup sendiri dengan menjatuhkan diri dari ketinggian adalah pelanggaran berat dalam syariat Islam. Ia memperingatkan dengan mengutip dasar hukum agama, Al-Qur'an Surah An-Nisa' ayat 29: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri."
Hadis Nabi SAW, ia mengingatkan bahwa siapa pun yang mengakhiri nyawanya sendiri, maka ancamannya adalah api neraka.
Lebih lanjut, Imam Besar Masjidil Haram ini menjelaskan melalui Surah Al-Baqarah ayat 195 bahwa tujuan utama agama adalah menjaga keberlangsungan hidup manusia dan melarang umatnya menjatuhkan diri ke dalam kehancuran.
Di tengah insiden tersebut, Syekh Al-Sudais memberikan pujian setinggi-tingginya kepada petugas keamanan yang sigap bertindak demi melindungi nyawa jemaah.
"Dedikasi dan tindakan heroik yang diperlihatkan oleh pasukan keamanan adalah cerminan dari standar tanggung jawab yang luar biasa. Ini menjadi teladan bagi seluruh petugas keamanan di Arab Saudi," katanya sebagaimana dikutip dari akun X Inside the Haramain, Jumat, 26 Desember 2025.(*)
Editor : Thomas Priyandoko