Hari ke-7 Pencarian Pelatih Valencia Martin Carreras di Labuan Bajo, SAR Gunakan Peta Prediksi Arus Laut

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Kamis, 1 Januari 2026 | 15:10 WIB

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, dalam pencarian pelatih Valencia B dan dua anaknya yang hilang tenggelam.  (Foto Ist)
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, dalam pencarian pelatih Valencia B dan dua anaknya yang hilang tenggelam. (Foto Ist)
KALTIMPOST.ID, LABUAN BAJO – Operasi pencarian terhadap pelatih Valencia B Martin Carreras Fernando beserta dua anaknya yang hilang di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memasuki hari ketujuh, Kamis (1/1/2026).

Tim SAR gabungan kini menjadikan serpihan kapal, temuan barang korban, serta peta prediksi pergerakan arus laut dari Basarnas Pusat sebagai acuan utama dalam penyisiran.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Edi Prakoso, mengatakan pola pencarian hari ketujuh merupakan hasil evaluasi menyeluruh sejak hari pertama insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah.

“Seluruh perhitungan dilakukan secara detail, mulai dari arah arus laut, lokasi ditemukannya serpihan kapal, hingga titik penemuan korban pertama. Semua data itu kemudian dipadukan dengan peta prediksi SAR dari Basarnas pusat,” ujar Edi di Posko SAR KSOP Labuan Bajo.

Penyisiran Diperluas

Fokus pencarian diarahkan ke sejumlah titik strategis, meliputi perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah, perairan selatan Pulau Padar, sisi timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.

Selain penyisiran permukaan laut, tim SAR juga kembali melakukan penyelaman serta pengoperasian sonar milik Ditpolair Polda NTT untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah laut.

Kerahkan 102 Personel

Sebanyak 102 personel dari berbagai unsur dikerahkan dalam operasi hari ketujuh ini. Sejumlah armada laut turut dilibatkan, mulai dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, sea rider, hingga kapal cepat milik Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan instansi terkait lainnya.

Edi Prakoso mengajak seluruh personel untuk tetap menjaga semangat dan optimisme di tengah medan pencarian yang berat.

“Kami terus berdoa dan berharap hari ini ada tanda-tanda keberadaan korban yang bisa ditemukan,” ujarnya.

Hingga Kamis siang, proses pencarian masih terus berlangsung di perairan Taman Nasional Komodo dengan pengamanan ketat dan koordinasi lintas instansi.

Editor : Uways Alqadrie
nusa tenggara barat basarnas Valencia B Martin Carreras Fernando pulau komodo bnpb Pelatih Valencia CF meninggal