Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabar Gembira! Jamaah Haji-Umrah Indonesia Bakal Menginap Hanya 500 Meter dari Masjidilharam

Ari Arief • Jumat, 9 Januari 2026 | 10:59 WIB

Kakbah di kompleks Masjidil Haram di kota suci Makkah, Arab Saudi.
Kakbah di kompleks Masjidil Haram di kota suci Makkah, Arab Saudi.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Tentu saja ini kabar baik bagi calon jamaah haji asal Indonesia. Pasalnya, hal ini bakal berdampak baik bagi peningkatan pelayanan jamaah haji selama berada di Tanah Suci. Kabarnya adalah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi memenangkan lelang pengadaan lahan dan hotel di Makkah, Arab Saudi.

Langkah ini menjadi tonggak awal pembangunan Kompleks Haji Indonesia terpadu di Tanah Suci. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa fasilitas hotel yang telah diakuisisi tersebut diproyeksikan mulai beroperasi tahun ini dengan kapasitas tampung sekitar 24.000 hingga 25.000 jamaah.

"Selain hotel yang sudah siap pakai, kami juga mengamankan lahan untuk membangun kampung (Kompleks) Haji kita," jelas Prasetyo saat ditemui di Hambalang, Bogor (6/1/2026).

Baca Juga: Unggah Foto Bareng Haji Isam, Postingan Raffi Ahmad Malah Banjir Kritik Soal Hutan Papua

Berkat hubungan baik kedua negara, Pemerintah Arab Saudi memberikan keistimewaan bagi Indonesia untuk memilih lokasi yang strategis. Presiden Prabowo secara khusus memilih lahan (LOT 3) yang berjarak hanya sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Lokasi ini jauh lebih dekat dibandingkan pemukiman jamaah selama ini yang rata-rata berjarak 4,5 hingga 6 kilometer.

Rencananya, kompleks ini tidak hanya akan berfungsi sebagai penginapan, tetapi juga dilengkapi dengan pusat perbelanjaan (mal), fasilitas kesehatan (klinik), dan area kuliner (food court) yang representatif.

Baca Juga: Haji 2026, Siapa yang Boleh Berangkat? Ada 11 Penyakit yang Membuat Jamaah Haji Ditolak Arab Saudi

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengakuisisi Novotel Thakher Makkah di atas lahan seluas lima hektare. Hotel tersebut memiliki tiga menara dengan 1.461 kamar. Ke depan, proyek ambisius ini akan dikembangkan dengan menambah 13 menara baru, sehingga total kapasitas melonjak menjadi 6.025 kamar.

Disebutkannya pula, total investasi yang dikucurkan untuk pembelian awal mencapai US$ 500 juta. Sementara itu, pembangunan tahap berikutnya, termasuk belasan menara tambahan dan mal, diperkirakan menelan biaya antara US$ 700 hingga US$ 800 juta.

Dia mengatakan, keberadaan kompleks ini diharapkan tidak hanya melayani jamaah haji, tetapi juga memfasilitasi jamaah umrah Indonesia yang jumlahnya mencapai 1,8 juta orang per tahun. Dengan fasilitas yang terintegrasi, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan efisien.(*)

Editor : Hernawati
#lelang #Dekat #umroh #jamaah haji #masjidil haram