KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dikabarkan meninggal dunia Minggu (8/2) malam. Tokoh militer sekaligus diplomat senior ini mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, sekitar pukul 20.15 WIB.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Gubernur Lemhannas saat ini, Ace Hasan Syadzily. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya pimpinan Lemhannas periode 2016-2022 tersebut.
Menurut keterangan Ace, jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Puri Cikeas setelah menjalani prosesi di rumah sakit.
Profil dan Jejak Karier yang Cemerlang
Baca Juga: Pengumuman Penting! Populasi Pesut Mahakam Tinggal 66 Ekor, Pemerintah Siapkan Langkah Darurat
Agus Widjojo merupakan sosok purnawirawan TNI yang memiliki rekam jejak intelektual dan kepemimpinan yang kuat. Merupakan alumni Akademi Militer tahun 1970, ia terus memperdalam ilmu hingga meraih gelar master di bidang administrasi publik pada 1994.
Sebelum terjun ke dunia diplomasi sebagai Dubes di Filipina sejak awal 2022, Agus memegang sejumlah jabatan strategis, di antaranya pernah menjadi Dosen di Seskoad (1986-1988), menjabat sebagai Aspenum Pangab (1998) dan Komandan Sesko ABRI (1999).
Jabatan militer terakhirnya adalah Kepala Staf Teritorial TNI dengan pangkat Letnan Jenderal. Kemudian, pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi TNI/Polri serta menjabat Gubernur Lemhannas selama enam tahun (2016-2022).
Penerus Jejak Pahlawan Revolusi
Baca Juga: Daftar 18 Kolonel TNI AD Naik Pangkat Jadi Brigjen Februari 2026, Hasil Mutasi Panglima TNI
Darah militer dan nasionalisme Agus mengalir kuat dari sang ayah, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, yang merupakan salah satu Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Agus berhasil meneruskan dedikasi sang ayah kepada negara melalui karier militer yang panjang, termasuk pengabdiannya di kesatuan Kostrad, hingga akhirnya mengabdi di jalur diplomasi luar negeri.
Kepergian Agus Widjojo meninggalkan warisan pemikiran yang besar bagi pertahanan dan ketahanan nasional Indonesia.(*)
Editor : Hernawati