Pengangkatan Brigjen Faridah berlangsung Senin (9/2/2026). Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Marsekal Muda TNI Haryo Kusworo, yang telah menuntaskan masa jabatannya. Kabar pelantikan ini dibenarkan oleh pihak keluarga dan lingkungan peradilan militer.
“Benar, hari ini beliau dilantik,” ujar salah satu kerabat Brigjen Faridah saat dikonfirmasi.
Kadilmiltama memiliki peran strategis dalam sistem hukum militer. Lembaga ini berwenang memeriksa serta memutus perkara pidana dan sengketa tata usaha militer pada tingkat banding, khususnya atas putusan Pengadilan Militer Tinggi.
Selain itu, Pengadilan Militer Utama juga menjadi forum pemutus sengketa kewenangan mengadili antara pengadilan militer di tingkat pertama dan banding.
Karier dari Wakil ke Pucuk Pimpinan
Sebelum dipercaya menduduki jabatan tertinggi tersebut, Brigjen Faridah terlebih dahulu menjabat Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama sejak 27 Mei 2025. Pengalaman itu menjadi bekal penting dalam mengawal kesinambungan kepemimpinan dan tata kelola peradilan militer.
Ucapan selamat mengalir dari berbagai institusi peradilan militer. Pengadilan Militer II-08 Jakarta dan Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya secara terbuka menyampaikan apresiasi atas amanah baru yang diemban Brigjen Faridah.
Jejak Kehidupan dan Pendidikan
Brigjen TNI Faridah Faisal, S.H., M.H. lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1968. Meski lahir di Sulsel, perjalanan hidup dan pendidikannya justru banyak dihabiskan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Ia tumbuh besar dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kendari. Kota ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan perjalanan awal kariernya.
Dalam catatan lingkungan setempat, Brigjen Faridah pernah berdomisili di kawasan Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, yang kini berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kota.
Simbol Kemajuan Perempuan TNI
Pengangkatan Brigjen Faridah sebagai Kadilmiltama tidak hanya bermakna rotasi jabatan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan peran perempuan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, khususnya pada ranah hukum dan peradilan militer.
Dengan latar belakang hukum dan pengalaman panjang di institusi peradilan militer, Brigjen Faridah diharapkan mampu menjaga independensi, profesionalisme, serta integritas Pengadilan Militer Utama di tengah dinamika penegakan hukum militer nasional.
Editor : Uways Alqadrie