Pantauan di lapangan sekitar pukul 15.00 WIB, antrean kendaraan mengular dari Simpang Sukamantri hingga perbatasan Tasikmalaya–Garut. Panjang kemacetan di titik ini diperkirakan mencapai sekitar 10 kilometer.
Kendaraan roda dua masih dapat bergerak relatif lancar, sementara mobil pribadi dan bus hanya melaju tersendat.
Kepadatan bahkan terpantau berlanjut hingga kawasan Pasar Lewo, Garut. Jika ditotal, panjang antrean kendaraan dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya hingga Garut mencapai sekitar 22 kilometer.
Kendaraan yang terjebak didominasi pemudik dari luar daerah, seperti Jakarta dan Karawang, yang kembali menuju kota asal setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Untuk mengurai kemacetan, jajaran kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota melakukan rekayasa lalu lintas. Petugas melakukan penyekatan dengan sistem pagar betis di jalur menuju perbatasan Kabupaten Tasikmalaya.
Langkah tersebut diawali dengan penyisiran kendaraan dari kawasan Letter U Lingkar Gentong.
Selanjutnya, petugas menahan laju kendaraan secara bertahap dengan menempatkan barisan kendaraan di depan bus dan mobil, guna mengendalikan arus agar tidak semakin padat di titik pertemuan jalur.
Upaya ini dilakukan sebagai antisipasi lonjakan arus balik yang diperkirakan terus meningkat hingga puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Uways Alqadrie