KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kebakaran tragis terjadi di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4) dini hari. Peristiwa ini menewaskan lima orang dalam satu keluarga yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.
Menurut petugas pemadam kebakaran, korban terjebak di dalam rumah yang sudah dipenuhi asap tebal ketika mereka sedang tertidur. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada tiang di depan rumah yang kemudian merambat cepat ke dalam bangunan.
Perwira piket Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Syukur, menyebut seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah api berhasil dipadamkan. Proses evakuasi dilakukan setelah petugas menjebol pintu rumah.
Upaya pemadaman sempat terkendala karena rumah dalam kondisi terkunci dari dalam serta dilengkapi teralis besi, sehingga akses masuk menjadi terbatas.
Setelah berhasil dikendalikan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan identifikasi dan penyelidikan lanjutan.
Diduga Korsleting Listrik
Informasi dari kepolisian menyebutkan, di dalam rumah ditemukan sepeda listrik yang sedang diisi daya. Meski demikian, aparat belum memastikan apakah perangkat tersebut menjadi pemicu kebakaran.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengatakan, tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. Pusat Laboratorium Forensik dijadwalkan turun untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran secara ilmiah.
Sementara keterangan saksi menyebutkan, sebelum api membesar terdengar suara percikan dan ledakan dari arah kabel listrik di luar rumah. Tak lama setelah itu, api dengan cepat merambat ke bagian dalam bangunan.
Petugas pemadam kebakaran menyebut dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik pada tiang di depan rumah. Api yang muncul kemudian masuk ke dalam rumah dan membesar saat penghuni masih berada di dalam.
Editor : Uways Alqadrie