KALTIMPOST.ID, PURWAKARTA – Aksi tak pantas dilakukan sejumlah pelajar di SMAN 1 Purwakarta viral di media sosial. Dalam video yang beredar, siswa terlihat mengejek hingga mengacungkan jari tengah ke arah guru usai kegiatan belajar di kelas.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (16/4) dan melibatkan sembilan siswa kelas XI IPS. Pihak sekolah pun langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi skorsing selama 19 hari kepada para pelaku.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Periksa 130 Saksi di Kasus Ijazah Jokowi, 25 Ahli Ikut Dilibatkan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menyoroti kejadian tersebut. Ia mengaku prihatin atas sikap para pelajar yang dinilai mencerminkan krisis etika terhadap tenaga pendidik.
Menurutnya, orang tua siswa telah dipanggil ke sekolah dan menunjukkan penyesalan atas perbuatan anak-anak mereka. Selama masa skorsing, para siswa diminta menjalani pembinaan di rumah sebagai bagian dari proses edukasi.
Namun demikian, Dedi menilai hukuman skorsing belum tentu efektif dalam membentuk karakter.
Ia menyarankan pendekatan yang lebih mendidik, seperti memberikan tugas membersihkan lingkungan sekolah, termasuk menyapu halaman dan merawat fasilitas seperti toilet.
Baca Juga: Azizah Salsha Cabut Laporan Usai Mediasi di Bareskrim, Kini Damai dengan Bigmo dan Resbob
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memberi efek jera, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan penghormatan terhadap guru di lingkungan pendidikan.
Editor : Uways Alqadrie